Di Kota Serang, Presiden Jokowi Singgung Pemilihan Presiden

SERANG – Presiden Joko Widodo hari ini mengunjungi Kota Serang. Mantan Walikota Solo itu menyerahkan program keluarga harapan (PKH) program Indonesia pintar (PIP) serta sertifikasi guru di gedung olahraga Maulana Yusuf Ciceri.

Dalam kesempatan itu, ada beberapa hal yang disampaikan presiden. Selain berkait dengan sejumlah program yang diserahkan kepada masyarakat, presiden pun menyinggung Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 mendatang.

“Terakhir, ada Pemilihan Kepala Daera, Pemilihan Presiden, saya titip, jangan termakan fitnah isu bohong karena politik sering begitu,” ujarnya menggunakan pengeras suara, Rabu (14/3).

Presiden mengingatkan, jangan sampai karena berbeda pilihan timbul permusahan satu sama lain. “Dengan tetangga gak saling sapa, dengan antar kampung tidak saling sapa. Kita semua itu saudara, jangan terpecah belah,” ujarnya.

Terkait program PKH, tahun ini setiap penerima program akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1.890.000 yang diberikan melalui empat tahapan. 

“Ibu doakam saja, tahun depan moga-mogq anggarannya bisa dinaikan kalau bisa dua kali lipat. Kalau gak bisa, harus naik. Dana yang ada di kartu ini harus digunakan untuk gizi anak, sekolah dan pendidikan, ngambil Rp 500 ribu, Rp 200 ribu untuk suami beli rokok tidak boleh,” paparnya.

Untuk PIP, besaran bantuan sesuai jenjang pendidikan. SD Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu, SMA/SMK Rp 1 juta. “Cukup gak di Kota Serang? Yang bilang ga cukup sini maju kedepan. Inget Tidak boleh untuk beli pulsa, ketauan kartunya akan kita cabut,” ujar presiden. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)