Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi (berdiri).

LEBAK – Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi mengingatkan kepada jajaran Kementrian Agama Kabupaten Lebak, khususnya kepada para penghulu yang bertugas di wilayah Kabupaten Lebak untuk mensosialisasikan imbauan Pemkab Lebak terkait penanaman pohon bagi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Hal Tersebut disampaikan Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi saat menghadiri acara Evaluasi Sinkronisasi Program dan Anggaran Kementerian Agama Kabupaten Lebak yang berlangsung di Aula Kemenag, Senin (5/2).

“Lebak ini harus tetap menjadi daerah hijau, maka kami mohon sesuai imbauan dari Pemkab Lebak agar setiap pasangan yang akan mengikatkan janji dalam pernikahan agar menanam lima batang pohon,” ujarnya.

Menurutnya, imbauan ini akan membantu Kabupaten Lebak tetap hijau dan asri kedepannya, serta dapat menjadikan lingkungan yang sehat dan nyaman. “Lingkungan tetap terjaga dan manfaat lainnya bisa dirasakan oleh generasi ke generasi,” katanya.

Selain itu, Wabup juga meminta agar anggaran yang dimiliki setiap lembaga, termasuk Kemenag agar dapat disosialisasikan kepada masyarakat. Itu sebagai bentuk transparasi, yang nantinya jika dietahui program dan kegiatan yang dilakukan Kemenag, pasti masyarakat akan mendukung.

Kepala Kanwil Kementeriaan Agama Provinsi Banten Bajari Syam mengatakan, anggaran Kemenag Banten tahun 2018 Rp. 1,8 Trilyun, yang disebar kepada Kemenag kabupaten atau kota di Banten. Menurutnya dana tersebut selain harus dikelola dengan baik, juga harus memiliki manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Jangan sampai asal anggaran terserap, tanpa mempunyai manfaat yang besar bagi masyarakat, untuk itu saya minta dikaji lagi program-program yang produktif agar memiliki manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Bajari.

Sementara itu, menurut Kepala Kemenag Kabupaten Lebak Encep Muhyi, Evaluasi Sinkronisasi Program dan Anggaran 2018 ini bertujuan untuk menyelaraskan atau menguatkan program tahun 2018 dan mengevaluasi program tahun 2017 yang dapat dijadikan acuan pelaksanaan kegiatan, khususnya pengalokasian anggaran kegiatan ke dalam berbagi jenis belanja atau mata anggaran keluaran.

“Anggaran program dan kegiatan yang direncanankan pada tahun ini dapat diketahui dukuangnnya terhadap sasaran Renstra Kemenag Lebak, maka setiap program dan kegiatan yang kita rencanakan tersebut harus sudah dilakukan Evaluasi dan sinkronkronisasi programnya,” kata Encep. (Omat/twokhe@gmail.com).