Di Pandeglang, Sehari Delapan Rumah Terbakar

PANDEGLANG – Bencana kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Pandeglang. Kali ini, ada delapan rumah warga yang habis terbakar di dua lokasi berbeda dalam satu hari, kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, tetapi kerugian diperkirakan mencapai Rp290 juta.

Informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, tujuh rumah di Kampung Cigondang Tengah RT/RW 05/03, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan habis terbakar, Rabu (11/9) sekira pukul 4.30 WIB dengan kerugian mencapai Rp120 juta. Selain kerugian materil, sebanyak 35 orang tidak memiliki tempat tinggal karena rumah yang mereka tinggali habis terbakar.

Di hari yang sama, musibah kebakaran juga terjadi di Kampung Jungjing RT/RW 03/06 Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari sekira pukul 12.35 WIB. Kerugian diperkirakan mencapai Rp170 juta karena rumah dan tiga sepeda motor hangus terbakar.

Umyanah (45), salah seorang korban asal Kampung Cigondang Tengah, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan mengatakan, kejadian kebakaran itu diketahui setelah melihat kepulan asap di dalam rumah. “Waktu itu saya langsung lari keluar dan teriak minta tolong. Warga kemudian datang dan membantu memadamkan api, tetapi karena apinya terlalu besar maka sulit dipadamkan,” katanya, Rabu (11/9).

Umyanah mengaku tidak mengetahui penyebab kebakaran yang menghanguskan tujuh rumah tersebut. Soalnya, kata dia, di sekitar lokasi kejadian, tidak ada sisa api bekas membakar sampah. “Enggak tahu kalau penyebabnya itu apa. Tetapi kami harapkan ada bantuan, karena rumah dan harta benda kami semuanya habis terbakar, kami juga bingung mau tinggal di mana untuk sekarang,” katanya.

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan, Damkar, dan Logistik BPBD Kabupaten Pandeglang Endan Permana mengaku, setelah mendapatkan laporan kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dibantu satu mobil damkar dari PLTU Labuan menuju lokasi kejadian.

“Kita sempat kesulitan memadamkan api, karena banyak rumah yang terbakar dan api sudah besar. Tetapi satu jam kemudian api berhasil dipadamkan. Dugaan sementara, kebakaran di dua tempat itu karena korsleting listrik,” katanya.

Endan berjanji akan segera memberikan bantuan berupa makanan cepat saji, pakaian layak pakai, tikar, selimut, dan lain sebagainya. Mengenai bantuan pembangunan rumah yang terbakar, akan dikoordinasikan dengan instansi terkait, karena bukan kewenangan BPBD. “Kita hanya bisa memberikan bantuan sembako saja, untuk bantuan lainnya akan kita sampaikan kepada yang memiliki kewenangan. Mudah-mudahan bisa segera direalisasikan oleh instansi terkait itu,” katanya. (dib/zis)