Di Pematangkupa, Jumsih Diaktifkan Lagi

GUNUNGSARI – Sejak Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019 disosialisasikan, Agustus lalu, warga RW 01, Kampung Pematangkupa, Desa Luwuk, Kecamatan Gunungsari, mengaktifkan kembali Program Jumat Bersih (Jumsih). Warga bersemangat menata dan membersihkan kembali lingkungan mereka untuk berkompetisi dalam perlombaan dengan total hadiah senilai Rp900 juta itu.

Ketua RT 02 RW 01, Kampung Pematangkupa, Mukri mengakui, perlombaan yang digagas dan digelar atas kerja sama Radar Banten, Pemkab Serang, Polda Banten, dan Korem 064/Maulana Yusuf Serang itu telah membangkitkan gairah warganya melaksanakan Jumsih. Sebelumnya, program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Luwuk bersama warga itu kurang mendapat respons warga.

Kegiatan yang semestinya setiap hari Jumat mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB itu tidak bisa rutin dilaksanakan. Kendati dilaksanakan, hanya sedikit warga ikut bergotong royong membersihkan lingkungannya. “Makanya, sekarang (Jumsih-red) kita aktifkan lagi,” tegas Mukri kepada Radar Banten, Senin (21/10).

“Biasanya, ada lima puluh warga (di RW 01, Kampung Pematangkupa-red) yang ikut gotong royong,” ungkapnya.

Mukri mengakui, lingkungan Pematangkupa yang dihuni oleh 200 jiwa penduduk dari 55 kepala keluarga (KK) ini belum melakukan persiapan matang dalam menyambut Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019. “Kita baru aktifkan Jumsih supaya lingkungannya bersih dulu,” ujarnya.

Mukri berencana akan membuat pagar di sepanjang jalan kampung. Agar lebih indah, jalan di lingkungan itu juga akan dicat dan dihiasi dengan tanaman bunga. “Nanti kita coba ajak warga iuran buat beli bambu, cat, dan keperluan lainnya,” tutur Mukri.

Warga Kampung Pematangkupa Maman Suparman mengaku, siap bergotong royong dan menyumbangkan sebagian uangnya untuk kebersihan kampung. Ia memastikan bahwa proses penataan lingkungan Pematangkupa akan diselesaikan warga pada akhir Oktober ini.

“Warga selalu kompak. Dua minggu lagi juga sudah siap bersaing dengan kampung lainnya,” tegas Maman. (mg06/don/ira)