Di Rangkasbitung, ODGJ Coba Bunuh Diri

LEBAK – Warga Kampung Tanjong, Desa Narimbangmulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dibuat geger, Selasa (10/12). Seorang lelaki yang mengidap gangguan jiwa diduga berniat bunuh diri dengan terjun dari atas pohon beringin.

Percobaan bunuh diri itu terjadi sekira pukul 12.00 WIB.

Awalnya, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu memanjat sebuah pohon beringin. Perbuatan lelaki yang belum diketahui identitasnya itu mencuri perhatian warga sekitar. Mereka curiga lelaki tersebut berusaha bunuh diri.

Petugas Damkar Dinas Satpol PP Lebak yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi lokasi. Petugas bersama warga membujuk ODGJ tersebut untuk turun. Tapi, usaha petugas Damkar dan warga tidak membuahkan hasil.

“Upaya pertama yang kita lakukan adalah membujuk ODGJ agar turun. Tapi, tidak membuahkan hasil,” kata Koordinator Damkar Dinas Satpol PP Lebak Ana Wakhyudin.

Pantauan Radar Banten, ulah lelaki tak dikenal itu semakin mengundang perhatian warga lain. Gagal dibujuk, petugas kemudian naik ke atas pohon untuk menyelamatkan ODGJ itu.

Petugas kembali membujuk lelaki tersebut untuk turun bersama-sama.

Namun, lelaki itu terus bergelantungan di atas pohon. Petugas kemudian menyiapkan kasur di atas mobil damkar. Petugas tak putus asa. Tubuh ODGJ itu ditarik oleh petugas melalui atas mobil damkar.

“Proses evakuasi cukup dramatis, karena kita khawatir ODGJ tersebut loncat dan nyawanya tidak terselamatkan. Tapi, alhamdulilah ini selamat dan akan kita serahkan ke Dinas Sosial Lebak,” ujarnya.

Upaya penyelamatan tersebut cukup memakan waktu. Petugas baru berhasil mengevakuasi ODGJ tersebut sekira tiga jam. Yakni, mulai pukul 12.00 sampai 15.00 WIB.  “Saya dan rekan-rekan sempat tegang, karena ODGJ ini joget-joget sambil cengengesan. Setelah petugas naik, dia malah bergelantungan sehingga membuat petugas dibuat panik,” jelasnya.

Bahrul, warga Tanjong menyatakan, ODGJ tersebut bukan warga sekitar. Dia tiba-tiba naik ke atas pohon dan berdiam diri di sana kurang lebih tiga jam. Karena itu, warga menghubungi petugas Damkar supaya mengevakuasi ODGJ dari atas pohon.

“Kami bersyukur, petugas Damkar berhasil mengevakuasi ODGJ yang akan melakukan upaya bunuh diri dengan selamat. Dengan menggunakan mobil damkar, petugas berhasil menarik kaki ODGJ dan membawanya ke bawah,” terangnya.

Sebelum dievakuasi, warga berulang kali membujuk ODGJ tersebut untuk turun. Namun, tidak ada yang berhasil. Bahkan, petugas Damkar pun tidak dipedulikan oleh ODGJ tersebut.

“Beruntung dapat diselamatkan dan tidak terjun bebas dari atas pohon. Ketinggian pohon kurang lebih 15 meter. Kalau jatuh, saya yakin dia akan terluka,” paparnya. (tur/nda/ira)