Dianggap Curang, Bakal Calon Kades di Serang Didiskualifikasi

Seleksi bakal calon kades.

SERANG – Satu bakal calon kepala desa di Kabupaten Serang didiskualifikasi oleh panitia pelaksana Pilkades Serentak 2019. Bakal calon kepala Desa Garut, Kecamatan Jawilan bernama Siti Juhariah didiskualifikasi lantaran kepergok berbuat curang pada seleksi bakal calon Pilkades di Pemkab Serang.

Seleksi bakal calon pilkades diikuti 150 peserta dari 21 desa lantaran jumlah bakal calon kades-nya lebih dari lima orang. Dalam aturan, calon kades maksimal berjumlah lima orang.

Pelaksanaan seleksi bakal calon kades awalnya berjalan lancar. Namun saat pemeriksaan lembar jawaban, Brigadir Ovi Okta, anggota Polsek Cinangka saat melakukan pengawasan memergoki Siti Juhariah membetulkan sendiri jawaban yang seharusnya salah. Brigadir Ovi kemudian melaporkan temuannya itu kepada panitia pelaksana pilkades.

Brigadir Ovi Okta mengatakan, awalnya ia sudah mengingatkan aksi curang bakal calon kades itu. Namun, Juhariah tidak menghiraukan peringatan dari Ovi. Ia menghitung, ada sekitar 25 jawaban dari 50 soal yang dibetulkan sendiri oleh Juhariah.

“Awalnya sudah saya tegur, kalau jawabannya salah ya udah disilang, ternyata sampai nomor dua dan seterusnya masih begitu saja. Ya udah saya tulis saja nomor yang dia betulkan sendiri,” katanya.

Setelah Brigadir Ovi melaporkan temuannya itu, panitia pelaksana pilakdes tingkat Kabupaten Serang kemudian melakukan musyawarah singkat. Panitia akhirnya memutuskan untuk mendiskualifikasi Juhariah dari pencalonan pilkades. Mendengar putusan itu, Juhariah langsung menangis histeris. (Abdul Rozak)