Sejumlah alat berat di kantor DPU Cilegon

CILEGON – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Cilegon akan mengajukan permohonan penghapusan aset alat berat yang mereka miliki. Keputusan  itu ditempuh, setelah keberadaan alat berat seperti roller (kendaraan perata aspal) dan lain sebagainya yang saat ini masih terdapat di kantor DPU itu dipandang sudah tidak layak lagi digunakan, karena faktor usia. “Pengadaan alat berat itu juga kan sebagian besar ada yang bekas dari Serang tahun 90-an (sebelum terbentuk Kota Cilegon). Jadi kalaupun tetap digunakan, akan menjadi beban kita di pemeliharaan,” ujar Sekretaris DPU Kota Cilegon Muhammad Ridwan, Sabtu (6/2/2016).

Selain tingginya beban biaya pemeliharaan, kata dia, penggunaan alat berat itu saat ini dirasakan sudah relevan lagi dengan program peningkatan infrastruktur Pemkot Cilegon kedepan yang akan lebih mengutamakan jalan beton, ketimbang aspal. “Aset ini memang juga kita manfaatkan (pinjam dan sewa), tapi kan hasilnya tidak maksimal. Makanya kita juga berfikir, untuk menunjang betonisasi itu alat berat apa yang perlu kita adakan,” katanya.

Sejauh ini, lanjut Ridwan, pihaknya juga sudah membuat laporan terkait dengan penyusutan dan permohonan penghapusan aset itu ke Bagian Perlengkapan Setda Kota Cilegon.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Cilegon Nurrotul Uyun mengatakan, sebelum memutuskan dihapus, DPU harus benar-benar dapat memastikan bila aset alat berat tersebut sudah layak untuk dihapuskan, untuk selanjutnya dapat dijelaskan ke DPRD Cilegon. “DPU harus dapat memastikan, apakah aset itu benar-benar sudah tidak dibutuhkan, digunakan dan dimanfaatkan lagi?. Maka kalau tiga item itu bisa dijelaskan, baru kita bisa bahas persoalan lain seperti umur ekonomisnya (alat berat) sudah habis, karena ini menyangkut anggaran,” katanya. (Devi Krisna)