Diduga Depresi, Warga Cigemblong Bunuh Diri

0
88
Ilustrasi (foto: istimewa)

LEBAK – Sala (55), warga Cicurug, Desa Peucangpari, Kecamatan Cigemblong, ditemukan tewas mengambang di Sungai Peucangpari, Desa Ciapus, Kecamatan Cijaku, Kamis (19/9) pagi. Korban diduga bunuh diri dengan menceburkan diri ke sungai pada Selasa (17/9) lalu.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, penemuan mayat di Sungai Peucangpari, Kecamatan Cijaku, menggegerkan masyarakat Ciapus. Dalam waktu singkat, informasi penemuan mayat tersebut tersebar dan masyarakat langsung mendatangi lokasi penemuan mayat. Anggota Polsek Cijaku yang menerima laporan penemuan mayat langsung mendatangi lokasi kejadian. Dibantu warga, polisi mengevakuasi korban dan dibawa ke RSUD Malingping.

Kepala Desa Peucangpari, Kecamatan Cigemblong, Sarhanah mengatakan, korban mengalami gangguan jiwa sejak beberapa bulan terakhir. Bahkan, Sala sering menyatakan niatnya untuk bunuh diri. Selasa (17/9), Sala menghilang dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Mayat yang ditemukan di Ciapus merupakan warga Peucangpari. Dia diduga bunuh diri, karena mengalami depresi atau gangguan jiwa,” kata Sarhanah kepada Radar Banten, Kamis (19/9).

Setelah dilakukan visum luar, jenazah Sala dibawa keluarga ke rumah duka. Mereka menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. “Sala meninggalkan istri dan satu orang anak yang saat ini duduk di kelas empat sekolah dasar,” terangnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Cijaku Inspektur Polisi Satu (IPTU) Yedi mengatakan, korban tewas diduga bunuh diri. “Mayat tersebut merupakan korban bunuh diri. Dari keterangan keluarga, korban depresi sudah lama. Dia hilang sejak Selasa lalu dan diduga melakukan bunuh diri dengan menceburkan diri ke sungai,” terangnya.

Di tubuh korban, lanjutnya, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Sala pekerjaannya tidak diketahui. Sehari-hari, dia mancing ikan di sungai dan sering bicara ngelantur. “Jadi, dia sudah hilang sejak Selasa dan baru ditemukan warga yang sedang di kebun pada Kamis siang. Kondisi tersebut tentu saja mendapatkan perhatian dari masyarakat,” tukasnya. (tur/nda/ags)