Diduga Hendak Mesum, Penghuni Kos Diamankan

Sejumlah penghuni kamar kos di sekitar Pakupatan, Kota Serang dikumpulkan petugas, Selasa (14/5).

SERANG – Sepasang kekasih terjaring operasi cipta kondisi (cipkon) Ramadan di kamar kos sekitar Terminal Pakupatan, Kota Serang, Selasa (14/5) dini hari. Pasangan bukan suami istri itu diamankan polisi lantaran diduga hendak berbuat mesum.

Semula petugas melakukan razia di lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat aksi balap liar para remaja sembari menunggu waktu sahur. Dalam operasi yang dipimpin Kasatlantas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ali Rahman Cipta Prawira itu sebanyak lima unit motor diamankan di kawasan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

“Kami banyak menerima keluhan-keluhan dari masyarakat. Tadi kami berhasil membubarkan aksi balap liar di KP3B dan mengamankan sekitar lima unit kendaraan berserta pemiliknya,” katanya kepada Banten Raya (Radar Bantengroup), kemarin.

Razia kembali dilanjutkan ke wilayah Pakupatan, Kota Serang. Salah satu bangunan kamar kos di sekitar Pakupatan diperiksa. Polisi menemukan pasangan bukan suami istri itu dalam satu kamar. Diduga pasangan tersebut hendak melakukan perbuatan mesum.

“Kita temukan satu pasangan bukan suami istri dan amankan untuk kita ambil keterangan, selebihnya hanya wanita biasa,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kata Ali, kamar kos tersebut memang sering digunakan penghuninya untuk berbuat mesum. Biasanya, para pria hidung belang mendatangi lokasi menemui penghuni kos. “Para tamu ke sini, kalau wanita memang sudah bermarkas di sini kita lihat tadi ada sekitar 20 kamar,” ujarnya.

Ali menghimbau masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. “Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban pada bulan puasa kali ini,” imbaunya. (brp/nda/ira)