Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Tirtayasa Ludes Terbakar

Salah seorang warga membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran di Kampung Berangbang, Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Selasa (14/8). FOTO BPBD FOR RADAR BANTEN

SERANG – Bencana kebakaran rumah di wilayah Kabupaten Serang kembali melanda. Kali ini api menghanguskan satu rumah di Kampung Berangbang, Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Selasa (14/8). Sebelumnya, Jumat (11/8), dua rumah ludes di wilayah Kecamatan Binuang.

Pantauan Radar Banten, rumah yang terbakar rata dengan tanah. Banyak barang yang hangus berserakan. Tampak pemilik rumah menyelamatkan puing-puing sisa kebakaran.

Warga Desa Lontar, Jajuli mengatakan, peristiwa kebakaran di wilayahnya terjadi sekira pukul 05.00 WIB. Korban merupakan tetangganya bernama Samsuri (57) yang saat kejadian sedang tertidur pulas. Merasa kepanasan karena api membesar, Samsuri terbangun dan langsung keluar rumah menyelamatkan diri bersama keluarganya.

Dalam kondisi panik, permintaan tolong dari Samsuri yang berteriak-teriak di lokasi kejadian disambut warga sekitar dan langsung berbondong-bondong membantu proses pemadaman. Besarnya kobaran api dengan cepat merambat ke semua bagian rumah. “Pemadaman kita lakukan dengan peralatan seadanya, manual. Proses pemadaman sekitar dua sampai tiga jam,” ungkap Jajuli.

Beruntung, kata Jajuli, pada saat kejadian, kobaran api dapat dibendung sehingga tidak merambat ke rumah tetangga. “Untung dekat laut, jadi gampang dipadamkan,” ujarnya.

Saat ini, kata Jajuli, Samsuri beserta kedua anggota keluarganya sementara mengungsi di rumah tetangga.

Terkait itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma menduga, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Nana memastikan tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. “Rumah korban mengalami kerusakan berat,” katanya. (Rozak/RBG)