Diduga Melompat ke Laut, Tubuh Penumpang KMP Batu Mandi Belum Ditemukan

0
1612

CILEGON – Ahmad Ariyanto, salah satu penumpang kapal ferry KMP Batu Mandi melompat di perairan Selat Sunda, tepatnya di sekitar Pulau Tempurung, Kota Cilegon.

Informasi yang dihimpun, pria berusia 41 tahun itu melompat pada Minggu (28/3) dalam perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, Cilegon.

Hingga saat ini, jasad pria asal Kecamata Teluk Betung Selatan, Kota Lampung itu belum ditemukan.

Kasubsi Ops Basarna Banten Heru Amir menjelaskan, informasi tentang aksi yang dilakukan oleh korban pertama dilaporkan oleh salah satu penumpang kepada petugas kapal yang bertugas di ruang informasi.

“Kemudian diteruskan ke mualim jaga yang sedang bertugas di anjungan,” ujar Heru, Senin (29/3).

Setelah menerima laporan, mualim mengurangi putaran mesin kemudian melapor ke nahkoda. Selanjutnya nahkoda melakukan manouver untuk mencari orang korban sebanyak tiga kali putaran kearah jatuhnya korban.

Setelah upaya itu tidak membuahkan hasil, nahkoda melanjutkan pelayaran ke Pelabuhan Merak untuk melakukan pengecekan daftar muat kapal. (Bayu Mulyana)