Dua korban diduga pelaku curanmor saat dirawat di ruang IGD RSUD Cilegon

CILEGON – Dua warga Desa Batu Hideung, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Madrois (34) dan Risno (29), babak belur lantaran dihakimi massa, Sabtu (26/12/2015) sore. Gerak gerik kedua orang asing ini, memancing kecurigaan warga RT 04 RW 04 Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon yang belakangan waktu ini resah dengan adanya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di lingkungan mereka.

Diduga adalah pelaku kejahatan tersebut, warga pun langsung meneriaki keduanya dan di saat yang bersamaan warga lain pun datang mengepung. “Seminggu yang lalu, warga kami namanya Pak Iwan motornya dicuri, kami kesal sekali,” ujar Ahmad, salah seorang warga.

Merasa terkepung, keduanya pun panik dan mengeluarkan sebilah golok. Naas, lantaran jumlah massa yang terlalu banyak, keduanya roboh sebelum akhirnya ditelanjangi dan diikat warga di sebuah tiang listrik. “Pelaku ini sepertinya punya ilmu kebal, soalnya waktu dikeroyok warga, dia tidak mengeluarkan darah sama sekali,” kata warga lainnya yang enggan menyebutkan identitasnya.

Dari tangan korban, warga juga mendapati kunci letter T berikut tiga buah mata kuncinya dan dua bilah golok milik pelaku. Selain itu warga juga mengamankan sebuah motor jenis bebek milik pelaku yang tidak dilengkapi dengan plat nomor.

Belakangan, polisi yang tiba di lokasi langsung melarikan keduanya ke IGD RSUD Panggungrawi Cilegon, dan saat ini dalam penjagaan ketat aparat kepolisian.

“Berdasarkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, pada saat kejadian keduanya lagi diintai warga sedang duduk di motor sambil asik menelpon di pinggir jalan, lalu disergap oleh warga. Cuma kita belum bisa simpulkan apakah mengarah ke curanmor, karena baru dicurigai warga. Jadi sifatnya masih dugaan saja,” ungkap Panit I Reskrim Polsek Cilegon Iptu Hendra Kusnadi. (Devi Krisna)