Diduga Penyamaran Terbongkar, Anggota Reserse Narkoba Disiram Air Keras

0
1.323 views
Briptu Eryando Dwi Putra, anggota satuan Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel menjalani perawatan setelah disiram air keras oleh bandar narkoba karena diketahui penyamarannya. (Kris Samiaji/Sumatera Ekspres/JPG)

Briptu Eryando Dwi Putra, anggota satuan  Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel  disiram air keras saat melakukan penyamaran. Kejadiannya Jumat (9/6) sekitar pukul 20.30 WIB. Persisnya di bawah Jembatan Ampera, kelurahan 7 Ulu, kecamatan Seberang Ulu (SU) I.

Kejadiannya berawal saat Briptu Eryanto yang dibantu informan berinisial A melakukan penyamaran sebagai pembeli (under cover buy) narkoba pada seseorang. Disepakati transaksi di bawah Jembatan Ampera, kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang.

Informasinya, peredaran narkoba tersebut dikendalikan oleh seorang bandar yang saat ini mendekam di Lapas Merah Mata.  Saat Briptu Eryando dan A menunggu, tiba-tiba datang 6 orang yang langsung melakukan penyerangan.

Salah satu pelaku bernama Ismail, menyiram Briptu Eryando  dengan cuka para hingga mengenai pipi sebelah kanan dan bahu kanan. Sementara, informan berinsial A tersebut mengalami luka bacok di tangan kanan dan dahi.

Oleh personil lainnya yang sedang mengintai, langsung bergegas menyiram air ke bagian wajah dan bahu Briptu Eryando yang terkena cuka para tersebut. Lalu, dilarikan ke RS AK Gani Palembang. Tak lama kemudian, dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Sumsel. Sedangkan A, mendapat perawatan di RS AK Gani dan menjalani rawat jalan.

Tim dari Unit Wanteror Brimob Polda Sumsel langsung dikerahkan untuk mem-back up dan melakukan pengejaran para pelaku.  Ada 2 dari 6 pelaku penyerangan tersebut berhasil ditangkap.

Selain Ismail, juga ditangkap Yuswandi (34), yang diketahui sebagai warga lorong Jeruk, Sungai Lais. Kedua tersangka saat ini diamankan di Mapolresta Palembang.  “Betul sudah ditangkap dan menjalani pemeriksaan. Para pelaku yang lain terus dikejar,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

Jenderal Bintang Dua sendiri langsung menjenguk Briptu Eryando ke RS Bhayangkara malam itu juga bersama Wakapolda Brigjen Pol Asep Suhendar dan Kabid Propam Kombes Pol Muhammad Zulkarnain.

Saat dijengkuk Kapolda dan Wakapolda, Briptu Eryando masih terbaring di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bhayangkara Polda Sumsel. Nampak pipi sebelah kanannya dan bahu kanannya yang terkena siraman air keras, sedang mendapat penanganan.

“Iya, masih dirawat di RS Bhayangkara,” pungkas alumni Akpol 1987.

Sementara Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB mengaku sudah mengamankan satu orang diduga pelakunya di Polresta Palembang.  “Kita sudah mengamankan satu orang, dengan inisial I (30),” tuturnya. Dirinya mengaku, pelaku ini merupakan warga di Kelurahan 7 Ulu Palembang. “Namun saat ini masih di dalami,” tandasnya. (VIS/chy/nas/JPG)