Diduga Selewengkan Dana CSR, Pengurus Warnasari Bersatu Dilaporkan ke Polres Cilegon

0
825 views

CILEGON – Pengurus Paguyuban Warnasari Bersatu dilaporkan ke Polres Cilegon, Jumat (12/6/2020). Diduga, tiga nama terlapor yaitu MM, JM, dan YY menyelewengkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Seven Gate Indonesia (SGI) yang diperuntukan bagi masyarakat Kelurahan Warnasari.

Pelapor, yang juga warga Kelurahan Warnasari, Asep Saefudin menilai, dana CSR yang disalurkan oleh tiga terlapor tidak transaparan. Kemudian masih banyak warga yang tidak menerima kucuran CSR tersebut. Sebab penyaluran tidak tepat sasaran. Jumlah dana CSR secara keseluruhan mencapai Rp 418 juta.

“Jumat (12/6) kami resmi melaporkan pengurus Warnasari Bersatu ke Polres Cilegon. Kami menduga pengelolaan dana CSR yang dilakukan Pengurus Warnasari Bersatu ada indikasi penyelewengan,” kata Asep, Minggu (14/6).

Asep berharap langkah melaporkan tiga orang tersebut akan menjawab pertanyaan masyarakat selama ini. Sebelum pelaporan, pihaknya telah membuat petisi yang isinya warga mempertanyakan ketransparanan penyaluran dana CSR kepada Pengurus Warnasari Bersatu. Dalam petisi itu, juga turut dibubuhi tanda tangan warga 

“Harapannya agar warga tidak resah dan berprsangka bahwa dana CSR PT SGI penyalurannya seperti apa,” jelas Asep.

Sekretaris DPC LSM Laskar Pendekar Banten Sejati (Lapbas) Kota Cilegon, Syaiful Majid mengaku turut mengawal pelaporan tiga nama tersebut ke Polres Cilegon. “Saya juga selaku warga Warnasari ingin laporan ini bisa ditindaklanjuti. Kita akan kawal. Agar dana CSR ke depan penyalurannya bisa sesuai dengan apa yang diharapkan,” kata Syaiful.

Dihubungi terpisah, MM cukup menyayangkan langkah Asep Syaifudin Cs yang melaporkannya ke Polres Cilegon. Padahal, sambung MM dana CSR tahap pertama dari PT SGI merekalah yang menerima dan menyalurkan.

“Tahap kesatu Rp240 juta mereka yang terima, tidak ada kegiatannya di masyarakat. Berdasarkan itu warga berontak. Mereka juga sama-sama tinggal di Warnasari, yang juga pernah di dalam Paguyuban Warnasari Bersatu,” ungkap MM.

Mengenai laporan tentang dugaan penyelewengan dana CSR dari PT SGI, MM membantahnya. MM mengatakan telah menyalurkan dana tersebut ke masyarakat. “Kalau saya menikmati, anggaplah uang bensin atau operasional seperak dua perak. Tapi tujuan besarnya kan untuk masyarakat. Bikin paving blok, gapura masjid dan kegiatan lainnya,” kata MM. (Rbs)