Dienni Hijabs, Dari Usaha Online Kini Merambah ke Offline

0
73

CILEGON – Berawal dari pedagang online kini merambah ke offline dengan membuka gerainya di ruko dua lantai di Jalan Pondok Cilegon Indah (PCI) Blok A No 11, Kota Cilegon. Dahulu usaha yang hanya sekadar iseng, kini tampak menjanjikan setelah ia jalani dengan ketekunan.

Ialah Tika Dieni Safitri (26), sosok muslimah muda yang membuka gerainya dengan nama Dienni Hijabs. Sekira satu tahun lalu, produk-produknya hanya ia tawarkan melalui aplikasi media sosial seperti Instagram, BBM, dan Facebook.

“Karena suami tidak mengizinkan saya bekerja, kan bosan di rumah. Awalnya iseng, mulainya dari pedagang reseller di medsos. Ternyata permintaan cukup banyak,” ujar wanita yang telah dikaruniai satu orang anak ini, Senin (30/10).

Wanita kelahiran Serang, Banten, ini tidak mengira model hijab yang ia produksi sendiri itu diterima oleh banyak konsumen. Bahkan pasar yang ia tembus sudah lintas provinsi. Pulau Jawa dan Kalimantan. Makanya meski sudah memiliki gerai, penjualan secara online masih ia teruskan.

“Model yang dijual di Dienni Hijabs ada kerudung segi empat, pashmina, khimar, hijab syar’i dan hibah instan. Harganya? Mulai dari Rp 40 ribu sampai Rp 100 ribu, menyesuaikan dengan kantong mahasiswa. Penjulan yang terbilang banyak di Pulau Jawa, Kalimantan tidak terlalu banyak,” katanya.

Tika juga tergabung di sebuah komunitas wirausaha Tangan Di Atas (TDA) Kota Cilegon. Ketua TDA Kota Cilegon Ali Nurhasan mengaku banyak sosok muda ingin menjadi seorang pengusaha. Namun gagal lantaran mental yang dimilikinya tidak kuat. Persaingan usaha yang semakin ketat saat ini membutuhkan jiwa pengusaha yang kuat.

“Member TDA di Kota Cilegon sudah sekira 300-an orang, Mbak Tika di antaranya. Di komunitas kita saling sharing tentang usaha, tukar pikiran. Kita juga memiliki kelompok mentoring bisnis,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)