Digelar April, Walikota Cilegon Cup Wajib Pemain Lokal

Walikota Cilegon Edi Ariadi (tiga dari kiri) menghadiri rapat kerja (raker) Askot PSSI Kota Cilegon di Bintang Laguna, Kota Cilegon, Kamis (14/3).

CILEGON –
Turnamen Walikota Cilegon Cup bakal digelar April 2019. Sekolah sepak bola
(SSB) sebagai peserta turnamen wajib memakai jasa pemain lokal. Aturan itu
ditentukan Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)
Kota Cilegon selaku penyelengara.

“Walikota Cup akan kita mulai dari tingkat
kecamatan. Tahun ini, pesertanya tidak ada pembatasan usia, agar tidak
terbatas. Tetapi ada persyaratan, pemainnya wajib asli warga Kota Cilegon,”
kata Sekretaris Umum (Sekum) Askot PSSI Kota Cilegon Abdul Salam di sela rapat
kerja (raker) di Bintang Laguna, Kota Cilegon, Kamis (14/3).

SSB yang
keluar sebagai juara di kecamatan, akan bertemu dengan SSB dari kecamatan lain.
Askot PSSI Kota Cilegon menjadwalkan babak final tak jauh dari peringatan hari
ulang tahun (HUT) ke-20 Kota Cilegon atau pada 27 April mendatang.

Selain turnamen Walikota Cilegon Cup, raker membahas program kerja Askot PSSI Kota Cilegon. Seperti kompetisi sebagai metode pembinaan pemain usia dini. “Kita akan bersinergi dengan KONI, bekerjasama dengan baik. Supaya program yang telah kita ajukan dapat terlaksana. Pembinaan untuk para pemain, dari sepak bola dan futsal,” jelas Salam.

Walikota
Cilegon Edi Ariadi menyambut baik agenda turnamen Walikota Cilegon Cup 2019.
Edi berharap turnamen tersebut bukan semata mengejar gengsi juara dengan
memanggil pemain dari luar daerah.

“Pembinaan untuk pemain lokal harus lebih
fokus. Kalau bisa memulai kompetisi bukan saja dari tingkat kecamatan, tapi
dari tingkat kelurahan. Harus ada batasan, jangan sampai nanti nge-bond
(pinjam-red) pemain dari luar, saya tidak mau,” kata Edi.

Edi berharap program kerja Askot PSSI Kota Cilegon dapat sinergis dengan program kerja Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Banten. Sehingga, pembinaan pemain lebih terarah. “PSSI Kota Cilegon membutuhkan kerja keras dari seluruh pengurus dari askot sampai ascam untuk pembinaan yang berkesinambungan. Supaya kita memiliki atlet-atlet handal untuk mengharumkan Kota Cilegon,” jelas Edi. (Riko B/RBG)