Dijodohkan Orangtua, Malah Selingkuh dengan Tetangga

0
5.437 views

Kisah rumah tangga Sarmin (50), nama samaran, sangat menggelikan. Dijodohkan orangtua dengan anak rekan bisnis sang ayah, sebut saja Kunah (48), Sarmin malah selingkuh dengan istri tetangga yang masih muda. Jadilah rumah tangga kandas di tengah jalan.

Ditemui Radar Banten di Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, Sarmin tampak gagah dengan topi koboi dan kacamata hitam. Sambil memantau proyek pembangunan rumah, Sarmin bercerita panjang lebar tentang kisah masa lalunya.

Sarmin mengaku, tak pernah menyesali perbuatannya yang telah melukai perasaan sang istri dan keluarga. Baginya, kejadian perselingkuhan tujuh tahun lalu itu, menjadi kenangan dan pengalaman berharga di hidupnya.

“Ya saya enggak suka sama dia sejak sebelum menikah, jadi wajar aja kalau selingkuh,” aku Sarmin.

Sarmin merasa bangga bisa menjalin hubungan dengan istri tetangga. Selain masih muda dan memiliki bentuk tubuh aduhai, sang wanita juga sangat cantik. Hal itu berbanding terbalik dengan Kunah. Sejak muda Kunah bertubuh gemuk dan gempal. Setelah menikah pun bentuk tubuhnya malah semakin melar, membuat Sarmin tak bersemangat untuk menjalin hubungan mesra bersama istri di rumah.

Apalagi, Sarmin dan Kunah menikah karena perjodohan orangtua. Dahulu, ayah Sarmin dan keluarga Kunah terikat urusan bisnis tanah yang sampai saat ini juga menjadi pekerjaan Sarmin. Tak heran, dengan bisnis tanahnya yang maju, Sarmin muda banyak diincar wanita. Terlebih wajah Sarmin lumayan tampan dan tubuh kekar, bukan hal sulit mencari pasangan hidup.

Singkat cerita, Sarmin yang saat itu sudah menjalin cinta dengan wanita tetangganya yang berusia enam tahun lebih muda itu, tak bisa menolak kemauan orangtua untuk menikah dengan Kunah. Pernikahan pun digelar meriah, pesta musik dangdut berlangsung semalaman penuh.

Mengawali rumah tangga, Sarmin menunjukkan sikap cuek di depan keluarga istri. Namun anehnya, setelah malam pertama, Sarmin mengubah sikap menjadi ramah dan lembut pada Kunah. “Ternyata istri gemuk itu bisa bikin puas juga pas di ranjang,” aku Sarmin sambil tertawa.

Sejak itu, rumah tangga mereka berjalan lancar. Sarmin bekerja sebagai calo tanah, menafkahi Kunah dan mampu membangun rumah. Mereka hidup bahagia dan dikaruniai anak pertama setelah setahun berumah tangga.

Namun, meski sudah hidup bahagia dengan Kunah dan punya anak, Sarmin tak pernah bisa lepas dari jerat cinta kekasih lamanya. Sang wanita yang sudah menikah dan tinggal tak jauh dari rumah Sarmin, selalu menggoda dan melayangkan kata mesra pada Sarmin. Setiap ada waktu luang, keduanya sembunyi-sembunyi bertemu di belakang rumah.

“Kalau suaminya lagi kerja, saya ajak dia jalan-jalan ke pantai atau ke mal,” aku Sarmin.

Menikmati perselingkuhan dengan tetangga, Sarmin sering kebablasan sampai lupa waktu dan kewajiban untuk Kunah. Penghasilannya dari calo tanah lebih banyak diberi kepada sang selingkuhan daripada ke Kunah. Sampai suatu hari, Kunah pun mengetahui perbuatan Sarmin yang menjalin hubungan dengan istri tetangga.

Hebatnya, Kunah tak langsung memarahi suaminya. Ia malah terus menasihati bahkan memohon-mohon pada Sarmin agar berhenti memberi uang pada sang wanita. Tapi, Sarmin tak mau mendengarkan. “Ya saya tahu dia marah, tapi dia enggak berani ngamuk-ngamuk ke saya,” kata Sarmin.

Meski hubungan dengan Kunah mulai merenggang, tapi rumah tangga mereka tetap bertahan. Katanya sih, Kunah tak mau berpisah dengan Sarmin karena menjaga nama baik keluarga. Meski hati perih diselingkuhi, tapi keutuhan rumah tangga masih diperjuangkan. Wah, sabar ya Teh Kunah.

Hingga suatu hari, lantaran sibuk menghabiskan waktu dengan selingkuhan, Sarmin mulai kehilangan kepercayaan dari para pelanggan pembeli tanah. Sejak itu, Sarmin mulai kesulitan keuangan. Pulang ke rumah hanya tidur dan makan.

Di tahun kelima usia pernikahan, Sarmin dan Kunah dikaruniai anak kedua. Tapi, hubungannya dengan selingkuhan masih terjalin mesra. Sarmin tak pernah sadar dan bertobat. Padahal, beberapa kali sang istri menangis di depan Sarmin.

Pada akhirnya, hubungan terlarang Sarmin diketahui suami sang wanita. Rumah Sarmin pun digerebek tetangga. Saking emosinya, sang suami wanita selingkuhan Sarmin sempat memukul dan menendang Sarmin. Keributan tak dapat dihindari.

Kunah pun tak berdaya. Lantaran keluarganya kepalang malu akibat ulah suaminya, Kunah diminta bercerai dengan Sarmin. Sebulan kemudian, mereka resmi berpisah. Akhirnya Kunah menikah lagi dengan duda kaya. Sedangkan Sarmin sampai saat ini masih hidup sendiri.

“Ya saya sih santai aja, enakan hidup sendiri, bebas,” pungkasnya.

Oalah, dasar Kang Sarmin. Ya sudahlah, selamat menikmati kesendirian ya, Kang. (mg06/zee/ira)