Dika Ditemukan Mengambang di Pulau Umang

0
673 views

PANDEGLANG – Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Pos Sar Banten dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, akhirnya berhasil menemukan jasad Dika Dwi Chandra, korban tenggelam di Pulau Oar, Kecamatan Sumur, Minggu (11/12) lalu, mengambang di sekitar Pulau Umang, Kecamatan Sumur, Rabu (14/12) sekira pukul 06.00 WIB.

Dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Koordinator Basarnas Pos Sar Banten Hairoe Amir Abyan mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di Pulau Umang, tepatnya arah barat sekira satu mil dari lokasi musibah. “Penemuan jasad korban berawal dari laporan petugas keamanan di Pulau Umang yang mengaku menemukan sesosok mayat mengambang,” katanya, kemarin.

Mengetahui hal itu, lanjut dia, petugas pun langsung bergerak ke lokasi memastikan bahwa mayat tersebut adalah jasad Dika Dwi Chandra. “Jam satu siang kita dapat info dari sekuriti Pulau Umang dan langsung mengevakuasi. Penemuan mayatnya sendiri sekitar jam enam pagi,” katanya.

Heru menceritakan, ketika ditemukan, kondisi jasad korban sudah mulai rusak. Kondisi tubuh membengkak, diduga karena terlalu lama tenggelam. “Setelah ditemukan, mayat korban kita larikan ke Puskesmas Sumur untuk dibersihkan. Setelah itu dibawa ke rumah orangtua almarhum untuk dimakamkan,” katanya.

Heru mengaku, hingga pertengahan Desember 2016, instansinya telah menangani sebanyak 40 kasus kecelakaan laut. Tingginya kasus itu disebabkan oleh kesalahan warga yang dinilai kurang memerhatikan keselamatan pada saat berenang di laut. “Kecelakaan itu terjadi karena memang warga yang kurang sadar soal keselamatan. Sekarang ini kan kondisi perairan sedang tidak bersahabat, sebaiknya bagi warga yang pergi ke laut agar lebih berhati-hati,” katanya.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang Dadi Supriadi membenarkan penemuan korban tenggelam tersebut. Untuk proses selanjutnya, jasad korban kemudian segera dilarikan ke rumah duka untuk disemayamkan. “Iya, sudah ditemukan dan sudah dievakuasi oleh tim. Mayat sudah dilarikan ke rumah duka,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa kecelakaan laut kembali terjadi di Pandeglang. Korbannya, seorang mahasiswa Unsera bernama Dika Dwi Chandra (20). Lelaki asal Lingkungan Gerem, Kecamatan Grogol, Cilegon, itu terseret ombak ketika sedang asyik berenang bersama lima orang rekannya di sekitar Pulau Oar, Kecamatan Sumur, Minggu (11/12) pagi lalu. (Adib F/Radar Banten)