Dikira Berisi Bom, Koper Santri Buat Geger

Net. ILUSTRASI
Net. ILUSTRASI

SERANG – Warga di Jalan Veteran, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang dibuat geger, Rabu (17/7). Soalnya, ada koper hitam yang dicurigai berisi bom. Koper tanpa pemilik itu tergeletak di samping gerbang gereja Huria Kristen Batak Prostestan (HKBP).

Informasi yang dihimpun Radar Banten, keberadaan koper itu disadari warga yang melintas sekira pukul 09.00 WIB. Warga bergegas melaporkannya ke Mapolsek Serang. Tak mau ambil resiko, polisi mendatangi lokasi dan memasang traffic cone atau kerucut lalu lintas di sekitar koper. Tujuannya, agar warga tak mendekati lokasi.

Kapolsek Serang Komisaris Polisi (Kompol) Irwanda pun berniat menghubungi Detasemen Gegana Satbrimobda Banten. Namun, niatnya urung saat remaja lelaki mendatangi lokasi dan mengakui sebagai pemilik koper. Namanya Ibnu Kasir (15) asal Palembang, Sumatera Selatan.

Santri salah satu ponpes di Sukabumi, Jawa Barat ini mengaku sengaja meninggalkan kopernya tergeletak di lokasi. Dia tak ingin repot membawa koper saat mencari rekannya yang berjanji bertemu di Alun-alun Kota Serang. Ibnu dan rekannya sepakat berangkat bersama menuju Sukabumi. “Saya keliling cari dia di Alun-alun, tadi sudah ketemu. Dia lagi tidur (temannya-red),” kata Ibnu.

Untuk membuktikan ucapannya, Ibnu meminta izin koper tersebut dibuka. Saat dibuka, koper itu memang berisi pakaian. Namun, Ibnu tetap dibawa polisi ke Mapolsek Serang. Dia diminta membuat berita acara serah terima barang. “Kami menduga-duga, khawatir ini barang yang membahayakan diduga bom, karena dekat dengan gereja dan kantor pos,” kata Irwanda.

Irwanda mengimbau warga agar tidak sembarangan meninggalkan barangnya. Sebab, tindakan itu akan mengundang kecurigaan warga lain. “Kami juga meminta masyarakat untuk tidak meninggalkan barang di sembaran tempat, karena dapat menimbulkan kegaduhan. Apabila hendak meninggalkan barang sebaiknya dititip lebih dahulu,” tutur Irwanda. (Fahmi Sa’i/RBG)