SERANG – Ajat Sudrajat siang tadi secara resmi menjadi Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Provinsi Banten, setelah dilantik langsung oleh Sekretaris Pengurus Besar (PB) IPSI Erizal Chaniago, di Pendopo Gubernur Banten Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Rabu (28/10/2015).

Dalam sambutannya, Sekretaris Pengurus Besar (PB) IPSI Erizal Chaniago mengatakan, pekerjaan rumah sudah menanti untuk disikapi serius oleh Ajat. Pasalnya, Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) di Gorontalo telah menanti para atlet atau pesilat Banten untuk berebut tiket agar bisa bertanding di PON Jawa Barat. “Pra-PON di Gorontalo, jika tidak lulus Pra-PON maka tidak akan ada bendera Provinsi Banten di PON, ini tantangan bagi (ketua) IPSI Banten yang baru dilantik, selain itu sebentar lagi akan menjadi tuan rumah Pospenas (Pekan Olahraga Pondok Pesantren Nasional),” kata Erizal.

Menurut Erizal, pengurus IPSI Banten perlu memperhatikan dan mengoptimalkan peluang untuk meraih prestasi. Dengan berbagai ajang olahraga yang tengah menanti para pesilat. “Dan Banten mempunyai potensi besar untuk meraih prestasi di bidang pencak silat. Pencak silat sudah ada di 57 negara, dan negara tersebut telah mengenal Banten khususnya melalui debus dan pencak silatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IPSI Banten Ajat Sudrajat mengaku akan menjalankan pesan yang disampaikan oleh Sekretaris PB IPSI tersebut. Menurutnya, IPSI Banten sendiri telah melakukan persiapan dan latihan-latihan ketat untuk mengahadapi Pra-PON. “Atlet hari ini secara resmi dilepas oleh Pak Gubernur, kami mengirimkan full-team sebanyak 27 atlet. Kami targetkan memenangkan medali sebanyak-banyaknya. Karena itu, sebulan sebelum berangkat atlet dikarantina dan melakukan latihan ketat,” papar Ajat. (Bayu)