Dilarang ke Anyar Perempuan Marahi Petugas

0
1930

CILEGON – Ragam alasan pengunjung agar bisa lolos ke kawasan wisata Anyar. Salah satunya orang tua meninggal. Modus ini ditemukan di Pos Ciwandan pada Minggu (16/5).

Perempuan dengan pakaian cukup terbuka mengaku ingin ke Anyer karena orang tua meninggal, namun, saat dimintai bukti, baik surat maupun lainnya, perempuan berpakaian cukup terbuka tersebut tidak bisa menunjukkan.

Akibatnya, ia pun diminta petugas untuk memutar balik dan tidak diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan ke Anyer. Tidak terima, ia pun memarahi petugas.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono membenarkan, menurutnya, selama bisa menunjukkan bukti berupa surat dari kelurahan setempat serta foto dan video call, pihaknya mengizinkan.

Namun, faktanya terdapat beberapa masyarakat yang tidak bisa menyertakan bukti tersebut, salah satunya seperti yang terjadi di pos penyekatan Ciwandan.

“Tadi tidak bisa menunjukkan, tidak video call, kok malah marah-marah, ditanya-tanya kaya orang kesurupan. Mungkin itu karena jenuh,” ujar Sigit, Minggu (16/5).

Menurutnya, petugas bersikap tegas memutar balik masyarakat yang hendak mudik maupun wisata demi mencegah penyebaran Covid-19. (Bayu Mulyana)