Ilustrasi

SERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang melarang semua kantin atau warung di sekolah, mulai dari SD sampai SLTA, menjual rokok, serta melarang merokok di lingkungan sekolah.

“Ini sesuai instruksi Kemendikbud. Sangat bagus dan positif demi mengedukasi pelajar di Kota Serang agar lingkungan sekolah steril dari aktivitas merokok. Kita juga melarang kantin sekolah-sekolah menjual rokok di lingkungan sekolah. Intinya di lingkungan sekolah jangan ada aktivitas jual beli rokok,” kata Lili Mutawali, Kabid SMA/SMK Kota Serang, di kantor Dindikbud Kota Serang, Selasa (12/6).

Lili menjelaskan, jika ada kantin atau warung di sekolah menjual rokok, sekolah akan dikenakan sanksi, yang dimulai adri teguran lisan. Begitu pula bilada ada guru dan staf atau pegawai di sekolah yang merokok di lingkungan sekolah, apalagi di hadapan murid. “Merokok di sekolah tidak memberikan contoh yang baik buat para pelajar. Saya harap semua sekolah di Kota Serang mengerti akan instruksi dari peraturan Kemendikbud,” tuturnya.

Muhamad Rasim, Kepala SMA PGRI 2 Kota Serang, setuju dengan instruksi Dindikbud. “Kami sudah menerapkan hal itu. Memang di dalam  lingkungan sekolah kami tak boleh adanya aktivitas jual beli rokok. Kami juga akan melarang guru merokok di hadapan murid,” ucapnya. (Ade F)