Dinkes Kota Serang Data Penerima Vaksin

0
335 views

SERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang tengah mendata penerima vaksin Covid-19 di Kota Serang. Hal tersebut dilakukan sebagai tindaklanjut alokasi pemerintah pusat delapan juta vaksin untuk Provinsi Banten. 

Kepala Seksi (Kasi) Surveilans Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Nurbaeti mengatakan, bahwa pihaknya sudah mulai melakukan pendataan penerima vaksin Covid-19. Hasil pendataan akan disampaikan kepada Pemprov untuk mengambil jatah Kota Serang. “Pendataan sampai saat ini belum beres, kita belum dapat data seluruhnya, makanya belum kita kasihkan (ke Pemprov Banten-red),” katanya melalui sambungan telepon seluler, kemarin.

Kata Nurbaeti, pihaknya belum mengetahui secara pasti jatah vaksin untuk Kota Serang. Meski demikian pendataan akan terus dilakukan agar jatah yang diberikan sesuai dengan kebutuhan. “Dari sananya juga belum pastinya, misalnya vaksinnya ada dan jumlahnya berapa, takut salah doang saya menyampaikannya,” katanya.

Ia menjelaskan, penerima vaksin akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, TNI, Polri dan instansi layanan publik. Hal itu lantaran mereka yang paling sering bertemu banyak orang, dan berpotensi terpapar Covid-19. “Tapi ini masih wacana, prioritasnya itu nakes, TNI, Polri, dan pelayanan publik seperti Satpol PP kan mereka ke mana-mana ya,” terangnya.

Oleh karena itu, Nurbaeti mengungkapkan, paling tidak Dinkes menargetkan angka sementara penerima vaksin akan rampung pekan depan. “Kita prioritaskan nakes dulu, sebab untuk data TNI Polri juga nanti sedang didiskusikan apakah datanya masuk ke kita digabung atau oleh Polda,” katanya.

Untuk kepastian data nakes, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan petugas yang ada di Puskesmas di Kota Serang. Sambil menunggu kepastian penerimaan vaksin. “Nanti akan terkumpul seberapa jauh pendataannya jadi mungkin ada data sementara, kita juga belum sowan dengan Satpol PP, tapi kita jadwal kita dulu,” jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Dinkes Kota Serang, Hikmat mengatakan, pihaknya tengah melakukan pendataan penerima vaksin Covid-19 sesuai instruksi Pemprov Banten. “Masih dalam pendataan, jadi kita kita disuruh sama Provinsi untuk mendata masing-masing,” katanya.

Hikmat menjelaskan, teknis pendataan dilakukan sementara oleh daerah masing-masing, lalu kemudian diklaim sesuai dari permintaan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Banten. “Yang diprioritaskan itu Nakes, TNI, Polri. Kemudian untuk usia yang boleh divaksin itu 19-59 tahun saja. Kalau diluar itu tidak di vaksin dulu,” pungkasnya. (fdr/air)