Dinsos Banten Gelar Bimbingan Sosial dan Motivasi Kerja Eks Kusta

Dinsos

TANGERANG – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten menggelar Bimbingan Sosial dan Motivasi Kerja Eks Kusta di Kabupaten Tangerang yang bertujuan untuk menumbuh kembangkan rasa percaya diri dan motivasi untuk melakukan/membuka lapangan usaha di kalangan penyandang disabilitas eks kusta, meningkatkan keterampilan dan memotivasi kerja agar mereka memiliki keahlian/keterampilan dan mampu bekerja sesuai dengan kecacatannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan tidak lagi bergantung kepada orang lain.

Agar dapat meningkatkan kemampuan, keterampilan, pengetahuan dan motivasi/semangat kerja secara bersama-sama serta dapat bersosialisasi dengan lingkungan kerja yang sebenarnya dan dapat mengembangkan usahanya secara baik dengan tidak merasa rendah diri dengan kondisi kecacatan yang dideritanya. Menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran dan tanggung jawab sosial masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial, khususnya bagi para penyandang disabilitas (orang dengan kecacatan eks kusta) di Kabupaten Tangerang. Para penyandang disabilitas eks kusta mampu mengoptimalkan kemampuan wirausaha yang dimiliki serta dapat memanfaatkannya untuk tercapainya kesejahteraan lahir dan batin, guna meningkatkan kesejahteraan sosial hidupnya.

Memulihkan fungsi sosial para penyandang eks kusta agar mereka dapat diterima secara wajar dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Secara khusus kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan para orang yang pernah mengalami kusta agar hidup mandiri secara ekonomi dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan kegiatan Motivasi Kerja Eks Kusta di Kabupaten Tangerang ini dapat menghasilkan sebagai berikut; Termotivasinya dan pulihnya rasa percaya diri para penyandang disabilitas (orang yang pernah mengalami kusta) sasaran baru untuk menjalankan fungsi sosialnya sehingga tidak menjadi permasalahan sosial di lingkungan masyarakat, Para peserta memiliki pengetahuan dan pemahaman serta cara-cara untuk memecahkan permasalahan sosial ekonomi yang dihadapinya, Meningkatnya kondisi kesehatan bagi orang yang pernah mengalami kusta, Terbantunya para penyandang disabilitas eks kusta di Kabupaten Tangerang dengan mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan keterampilan yang mereka miliki, Meningkatnya kesejahteraan dan produktifitas kerja penyandang disabilitas eks kusta dengan keterampilan usaha yang dimiliki, Meningkatnya partisipasi bagi orang yang pernah mengalami kusta dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat, Permasalahan penyandang disabilitas (orang yang pernah mengalami kusta) di luar panti khususnya di Komplek Sitanala Kelurahan Karangsari Kecamatan Neglasari Kabupaten Tangerang dapat diminimalisir.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Ino S Rawita dalam sambutannya mengatakan, jumlah penyandang disabilitas eks kusta yang terdata oleh Dinas Sosial Provinsi Banten sebanyak 1.390 orang. “Sesuai data yang diberikan oleh Dinas Sosial kabupaten/kota se-Provinsi Banten dan semoga tidak bertambah setiap tahunnya. Dengan rincian perkabupaten/kota sebagai berikut: Kabupaten Serang 80 orang, Kabupaten Pandeglang 50 orang, Kabupaten Lebak 85 orang, Kabupaten Tangerang 282 orang, Kota Tangerang 772 orang, Kota Cilegon 27 orang, serta Kota Serang 94 orang,” paparnya.

Stigma dan perlakuan diskriminatif sering dialami oleh orang yang pernah mengalami kusta, dan ini berdampak terhadap kondisi fisik, psikologis dan kehidupan sosial serta ekonominya. walaupun mereka sudah dinyatakan sembuh, akan tetapi masih ada sebagian warga masyarakat yang berupaya menghindarinya. Terlebih lagi bagi penyandang disabilitas eks kusta yang mengalami kecacatan baik fisik, mental, maupun fisik dan mental, akibatnya fungsi sosial mereka menjadi terhambat. Untuk memulihkan kembali fungsi sosial mereka dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat perlu dilakukan berbagai upaya termasuk penguatan fisik, psikis, sosial dan ekonomi, agar mereka mampu berperan di dalam kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat.

Bertitik tolak dari permasalahan tersebut di atas, Pemerintah Provinsi Banten melalui dana APBD Tahun Anggaran 2016 dan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten tangerang akan berupaya semaksimal mungkin meminimalisir permasalahan tersebut di atas.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan bimbingan sosial dan motivasi kerja bagi orang yang pernah kusta ini adalah untuk mengembangkan, meningkatkan semangat, kesadaran dan tanggung jawab sosial serta rasa percaya diri dalam hidup di lingkungan masyarakat bagi orang yang pernah mengalami kusta. Dan sebagai tindak lanjut dari kegiatan bimbingan sosial dan motivasi kerja ini para peserta kegiatan akan mendapatkan bantuan berupa bantuan usaha ekonomi produktif (UEP) sesuai dengan jenis keterampilan yang dimiliki.

Dengan tersedianya bantuan usaha ekonomi produktif tersebut, diharapkan para peserta bimbingan sosial dapat hidup lebih mandiri dengan tidak selalu mengharapkan bantuan/uluran tangan orang lain. “Kami berharap para peserta bimbingan ini memiliki tanggung jawab sosial yang besar sehingga kegiatan ini dapat bermanfaat dan menumbuhkan kepercayaan diri serta dapat mengembangkan usahanya secara lebih baik dan bertanggung jawab,” tandasnya. (ADVERTORIAL/Dinas Sosial Provinsi Banten)