Rano Karno meninjau banjir.

SERANG – Gubernur Banten Rano Karno Berapa waktu lalu bertakziyah ke rumah keluarga korban meninggal di dalam mobil yang terjebak banjir di Carita, Kabupaten Pandeglang. Di rumah duka, Kampung Panguseupan, Kecamatan Labuan, seperti diberitakan oleh sejumlah media online, Gubernur menyampaikan bela sungkawa dan memberikan bantuan uang senilai Rp 20 juta rupiah untuk empat korban meninggal.

“Saya perlu klarifikasi, bantuan tersebut berasal dari Dinas Sosial Provinsi Banten untuk korban yang meniggal dunia hanya sebesar 5 juta rupiah untuk 4 korban yang meninggal, bukan 20 juta seperti dalam pemberitaan,” kata Bambang Dwi Djatmiko, Kasubdit Penanggulangan Bencana dan Sosial pada Dinas Sosial Provinsi Banten melalui rilis yang diterima Radar Banten Online, Sabtu (6/8).

Menurutnya, bantuan yang diberikan langsung oleh Gubernur tersebut sebagai kepedulian Pemprov Banten kepada para korban yang meniggal dunia, termasuk para korban banjir lainnya.

“Bantuan itu hanya untuk sedikit meringankan beban korban banjir. Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” katanya.

Sementara bantuan lainnya juga diberikan kepada korban banjir bandang yang rumahnya rusak berat di wilayah Kecamatan Carita dan Kecamatan Anyer.

“Untuk korban yang rumahnya rusak diberikan bantuan masing-masing 5 juta rupiah untuk 10 orang,” kata Bambang. (Fauzan Dardiri)