Dinsos Banten Lakukan Jemput Bola Layani Penyandang Disabilitas

SERANG – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten terus berupaya memberikan pelayanan terhadap masyarakat di Provinsi Banten khususnya bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Berbagai macam program telah dibentuk oleh Dinas Sosial mewujudkan pelayanan yang maksimal.

Salah satu bentuk pelayanan Dinas Sosial terhadap PMKS yaitu dengan dibentuknya Unit Pelayanan Sosial Keliling (UPSK) bagi penyandang disabilitas. Unit tersebut telah berjalan,  salah satunya di Kecamatan Kaseman, Kota Serang, pada Jumat (12/5).

Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Banten Sudarto menjelaskan, PMKS termasuk di dalamnya penyandang disabilitas merupakan suatu masalah yang bisa dikatakan sangat serius yang berkaitan dengan berbagai bidang pembangunan lainnya, yang ditandai dengan adanya pengangguran, keterbelakangan dan ketidakberdayaan baik fisik maupun mental. Menurutnya, apabila hal ini tidak segera ditanggulangi maka akan menghambat jalannya pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah.

“Penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial khususnya penyandang disabilitasi ini merupakan serangkaian kegiatan yang bersifat pengembangan dari pelayanan kesejahteraan sosial yang merupakan upaya untuk memberdayakan para penyandang disabilitasi agar mereka mampu melaksanakan fungsi sosialnya dengan baik,” ujarnya.

Ia melanjutkan, jumlah penyandang disabilitas dalam setiap tahunnya cenderung bertambah seiring dengan terjadinya konflik sosial dan kecelakaan baik kecelakaan kerja maupun kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan lainnya.

Masalah pokok yang dihadapi penyandang disabilitas antara lain yang berkaitan dengan masih adanya sikap dari keluarga dan masyarakat yang ragu-ragu terhadap kemampuan penyandang disabilitasi dan kurang peduli pada permasalahan tersebut.

“Bertitik tolak dari permasalahan ini, Pemerintah Provinsi Banten melalui dana APBD tahun anggaran 2017 telah melakukan kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota akan berupaya semaksimal mungkin meminimalisir permasalahan tersebut, melalui kegiatan yang bisa meningkatkan kesejahteraan sosial bagi penyandang disabilitas misalnya seperti yang kita laksanakan saat ini yaitu kegiatan unit pelayanan sosial keliling bagi penyandang disabilitasi serta kegiatan rehabilitasi sosial berbasis masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapala Seksi RSPC Dinas Sosial Provinsi Banten Nandang menjelaskan, dalam UPSK kali ini, payanan diberikan kepada 100 orang penyandang disabilitas yang berasal dari masyarakat yang tersebar di Kecamatan Kaseman.

Pelaksanaan kegiatan UPSK ini melibatkan Kader RBM, tim dokter, psikiater dan pekerja sosial.

“Terdeteksi dini kedisabilitasi para penyandang disabilitasi baik anak-anak maupun orang dewasa dan orangtua, baik yang mengalami keterhambatan kesehatan maupun sosial psikologis untuk selanjutnya bisa dirujuk ke rumah sakit bagi yang memerlukan untuk diberikan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

“Dengan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Serang dan rumah sakit, semakin banyak penyandang disabilitasi dan masyarakat yang dapat dilayani dalam kegiatan UPSK, hasil dari unit pelayanan sosial keliling dapat dirujuk ke instansi terkait atau lembaga pelayanan penyandang disabilitasi yang sesuai dengan jenis kedisabilitasi, sehingga penyandang masalah kesejahteraan sosial khususnya penyandang disabilitasi di Kota Serang bisa diminimalisir,” pungkasnya. (ADVERTORIAL/DINAS SOSIAL PROVINSI BANTEN)