Dinsos Banten Terus Penuhi Hak Dasar Anak

SERANG – Masa anak-anak adalah masa yang seharusnya sangat menyenangkan, dunia yang penuh dengan kecerian dan tanpa beban. Namun di sisi lain, masih ada permasalahan yang dialami oleh anak-anak di saat ini, seperti Anak Balita Terlantar, Anak Terlantar, Anak Jalanan, Anak Yang Membutuhkan Perlindungan Khusus, Anak Korban Tindak Kekerasan dan Anak yang Berhadapan dengan Hukum serta masalah-masalah lain yang membuat mereka masuk kategori Anak Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Festival Minat dan Bakat Anak PMKS yang dilaksanakan pada hari ini, merupakan rangkaian dalam memeriahkan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya. Agenda ini merupakan ajang bagi anak-anak PMKS dari 8 Kabupaten Kota di Provinsi Banten untuk menampilkan kemampuan dan bakatnya melalui berbagai perlombaan, seperti Kolase, Mewarnai, Finger Painting Anak Balita Terlantar dan Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (ADK), sedangkan lomba Accoustic bagi anak jalanan, serta accapella bagi anak terlantar binaan lembaga,” ujar Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana, usai acara di Radar Arena, Graha Pena Radar Banten, Kota Serang, Rabu (26/4).

Ia melanjutkan, dalam acara-acara seperti ini sangat penting untuk memotivasi mental anak-anak PMKS agar memiliki sikap dan semangat serta kemauan yang sama dengan anak-anak lainnya. Penekanan dari Dinas Sosial adalah agar mereka (anak-anak PMKS) memiliki kepercayaan diri yang besar dan memiliki keyakinan bahwa mereka semua adalah anak-anak yang memiliki kesempatan yang sama apapun latar belakang, suku, agama maupun ras mereka.

“Memang Festival Minat dan Bakat Anak PMKS ini bertujuan untuk memenuhi salah satu Hak Dasar Anak yaitu hak partisipatif anak, yaitu hak dimana anak dapat atau berhak menyampaikan pendapat dan menyampaikan ide-idenya. Diharapkan dengan kegiatan ini bakat, minat dan kemampuan anak PMKS di Provinsi Banten dapat teraktualisasi dengan baik,” katanya.

Sedangkan menurut Asda I Anwar Mas’ud, Festival Minat dan Bakat Anak PMKS mempunyai tagline Anak Banten Hebat dan Cerdas mencerminkan bahwa tidak ada perbedaan anak di Provinsi Banten, mereka semua memiliki peran yang sama dalam membangun bangsa dan negara, bahwa anak-anak PMKS di Provinsi Banten mempunyai kesempatan yang sama dalam berkarya, berekpresi, menyampaikan ide-ide untuk kemajuan Banten di masa yang akan datang.

“Bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan self confidence (kepercayaan diri) anak PMKS bahwa mereka mempunyai kesempatan yang sama sebagai anak Banten dalam meneruskan pembangunan bangsa dan negara khususnya di Provinsi Banten. Bahwa penanganan dan perlindungan anak merupakan bagian integral dari pembangunan nasional khususnya dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. Oleh karenanya, perlu komitmen bersama seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) agar Penyelenggaraan Kesejahteran Sosial khususnya dalam penanganan dan perlindungan anak dapat berjalan secara optimal,” tuturnya.

Dalam acara tersebut, sejumlah anak yang mengatasnamakan Anak Banten ini mendeklarasikan Suara Anak Banten. “Banten tanah air kita, tempat kita dilahirkan dan tumbuh. Di tanah yang subur makmur kami lah pewaris darah Banten. Inilah suara kami anak Banten, berikan layanan pendidikan dan kesehatan yang terbaik buat kami, bina dan jagalah kami dari hal-hal yang dapat merusak masa depan kami, pertimbangkan kami untuk masa depan kami, pastikan bahwa kami memiliki kesempatan yang sama untuk membangun Banten.” (ADVERTORIAL/DINAS SOSIAL PROVINSI BANTEN)