SERANG – Calon Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan membantu pondok pesantren dan madrasah. Pernyataan itu disampaikan saat mengunjungi Abuya Murtadho di Cidahu, Pandeglang, Sabtu (16/4).

“Saya akan bantu pesantren-pesantren. Negara kita bukan negara miskin,” katanya disambut pekikan takbir pendukungnya.

Mantan Danjen Kopassus itu tiba di kediaman Abuya sekira pukul 13.00 WIB. Mengenakan baju krem dan peci hitam, Prabowo disambut ribuan masyarakat sekitar.

“Saya di mana-mana bersaksi. Apalagi di hadapan ulama besar. Saya bersaksi tunduk kepada kehendak rakyat. Demi Allah saya akan patuh kepada rakyat,” cetus Prabowo.

Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung soal kebijakan ekonomi yang belum memihak kepada rakyat kecil. “Rakyat kita sudah tidak bodoh lagi, sudah tidak mau dibohongi. Kekayaan kita untuk seluruh rakyat Indonesia. Ekonomi untuk rakyat bukan rakyat untuk ekonomi,” kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat yang antusias menyambutnya. “Terima kasih atas sambutan yang hangat dan gembira. Juga kepada Abuya Murtadho yang menerima saya dan memberikan banyak kekuatan besar,” katanya.

Prabowo Subianto menandatangani prasasti tanda peresmian Graha Mahesa.

Usai dari kediaman Abuya, Prabowo melanjutkan agendanya untuk meresmikan Graha Mahasa di Jalan Raya Serang Pandeglang, Tembong, Kota Serang. Capres 02 itu tiba pukul 14.30 WIB. Pekikan takbir dan yel-yel Prabowo presiden menggema di depan gedung yang dijadikan kantor Gerindra Banten.

Di gedung tersebut, Prabowo hanya menandatangani prasasti peresmian gedung. Dilanjutkan memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada Abuya Khumed dari Tanara, Kabupaten Serang. (Ken Supriyono)