Distribusi Bantuan Covid-19 Tahap Pertama, Diberikan ke 8.737 Orang

0
6.894 views
Pemkot Cilegon menyalurkan bantuan Covid-19 tahap 1.

CILEGON – Pemkot Cilegon mulai menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak wabah Covid-19.

Bantuan berupa uang sebesar Rp500 ribu diberikan kepada 8.737 orang dari berbagai kalangan dan profesi.

Bantuan terebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di aula gedung Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Sandi (DKISS) Kota Cilegon. Uang yang diberikan berupa non tunai dan ditransfer melalui rekening Bank BJB.

Walikota Cilegon Edi Ariadi menjelaskan, penerima bantuan didata oleh lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bantuan yang berasal dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon diberikan kepada 1.475 pelaku UMKM.

Dari Dinas Pertanian diberikan kepada 4.048 petani dan nelayan, Dinas Perhubungan diberikan kepada 734 orang ojek pangkalan dan sopir angkot, Dinas Sosial kepada 1.991 kartu keluarga, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kepada 489 orang.

“Kita ingin segera secepatnya direalasikan bantuan sesuai dengan anggaran yang telah disiapkan. Itu sesuai data OPD, mereka terdampak,” ujar  Walikota Cilegon Edi Ariadi, Rabu (6/5).

Untuk memastikan setiap penerima tidak menerima bantuan ganda, pemerintah telah melakukan inventarisir menggunakan data Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Edi meminta kepada masyarakat kota Cilegon agar bantuan ini bisa dipakai sebaik-baiknya. “Semoga dengan adanya bantuan ini bisa meringankan kebutuhan masyarakat Kota Cilegon di tengah wabah Covid-19 ini dan bantuan ini bisa pakai dengan sebaik baiknya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Edi juga terus mengimbau kepada masyarakat kota Cilegon agar tetap melakukan pola hidup sehat, memakai masker dan menjaga jarak terhadap orang lain di tengah wabah Covid-19 ini.

“Saya terus mengimbau kepada masyarakat kota Cilegon untuk tidak melakukan kerumunan, melakukan pola hidup sehat, memakai masker khususnya untuk orang yang sudah lanjut usia dikarenakan imunnya tidak seperti anak muda lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut Edi mengapresiasi kepada gugus tugas dan Organisasi perangkat daerah (OPD) dalam penyaluran bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid19.

“Saya ucapkan terima kasih kepada gugus tugas dan OPD terkait atas kerjasamanya, sehingga pada hari ini bantuan bisa disalurkan kepada masyarakat Kota Cilegon,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati menjelaskan, alokasi bantuan yang akan diterima adalah Rp1 juta perorang.

Karena itu, bantuan akan diberikan dalam dua tahapan, dimana per tahapannya Rp500 ribu. “Kalau yang sembako itu sumbangan dari Korpri, lain lagi,” ujar Sari.

Kata Sari, bantuan yang diberikan ini bukan berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN), menurutnya, bantuan yang berasal dari pemerintah pusat tersebut masih menunggu informasi.

“Yang pusat masih verifikasi, masih lama, kita juga masih menunggu,” ujar Sari.

Penerima bantuan yang berasal dari APBN adalah masyarakat yang telah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang disahkan oleh Kementerian Sosial.

Sedangkan yang menerima bantuan dari Pemkot Cilegon, adalah masyarakat yang belum masuk ke dalam data tersebut. (bam/alt)