Ditanya Soal Pemecatan, Wahidin Halim: Lah Emang Saya Udah Berhenti

0
100
Gubernur Banten Wahidin Halim. Foto: Dok. Radar Banten.

PANDEGLANG – Wahidin Halim (WH) tak gentar dengan ancaman pemecatan dari Partai Demokrat sebagaimana disampaikan Ketua DPD Demokrat Banten Iti Octavia Jayabaya. Gubernur Banten itu justru mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan.

Pada acara perayaan hari jadi Kabupaten Pandeglang, Senin (1/4), WH mengaku tak lagi berstatus sebagai kader partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

“Lah, emang saya udah berhenti, dari partai juga. Mau apa coba? Saya gubernur. Jangan dibesar-besarkan, itu (kabar akan diberhentikan-red) memang gaya politik menjelang pilpres, emang gitu, ada gaya-gaya, ada manuvernya,” katanya, di gedung DPRD Pandeglang usai mengikuti paripurna istimewa acara puncak peringatan HUT ke-145 Kabupaten Pandeglang, Senin (1/4).

Pada kesempatan itu, WH justru mempertanyakan balik pernyataan Iti yang akan memberhentikannya dari kepengurusan partai. “Demokrat dalam posisi apa dia (Iti Octavia Jayabaya-red) kasih sanksi? Masa ketua DPD ngasih sanksi gubernur,” tanyanya.

Dengan gayanya berseloroh, WH malah menyikapi santai pernyataan Ketua DPD Demokrat Banten Iti Octavia Jayabaya terhadap dirinya.

“Jangan istilah pemberhentian dan pemecatan dianggap sesuatu, era seperti gini orang bisa ngomong apa saja dan saya enggak perlu ladenin. Saya lebih konsen membangun hari ini dan seterusnya,” katanya, seraya mengaku tidak mengetahui perihal pernyataan pemberhentian dirinya dari kepengurusan partai.

Terkait kehadirannya saat kampanye calon presiden Joko Widodo di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, beberapa waktu lalu, WH mengatakan, ia hanya mewakili Banten lantaran Jokowi adalah presiden. Kehadirannya saat itu diklaimnya bukan untuk kampanye, lantaran ia hanya duduk dan tanpa ada gestur tubuhnya yang mengampanyekan Jokowi. “Siapa pun boleh hadir. Salahnya apa?” tegas WH.

BACA JUGA: Iti Octavia: WH Tidak Tahu Terima Kasih kepada Demokrat

Namun, saat disinggung ketidakhadirannya saat AHY hadir di Ibukota Provinsi Banten, WH mengaku, sedang konsentrasi membangun Banten.

TAK ADA SURAT

Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Banten Iti Octavia Jayabaya mempertanyakan surat pengunduran diri WH secara resmi bila memang benar sudah mengundurkan diri dari partai yang berhasil mengantarkannya ke kursi orang nomor satu di Banten.

“Sudah ada surat pengunduran diri belum? Demokrat belum terima (surat pengunduran diri-red),” kata Bupati Lebak tersebut melalui pesan WhatsApp.

Pernyataan senada diungkapkan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Demokrat Banten Azwar Anas. Ia bahkan menyesalkan pernyataan WH yang mengaku sudah mundur dari Demokrat.

Kata Anas, hingga Senin (1/4), tidak ada surat pengunduran diri dari WH terkait masalah ini. “Sampai saat ini enggak ada (surat pengunduran diri-red),” ujar Anas, yang dihubungi Radar Banten, kemarin siang.

Atas sikap WH tersebut, Anas lagi-lagi menyesalkannya. “Sikap Pak WH membuat kecewa, tidak hanya Ketua DPD Demokrat Banten, tapi seluruh kader (kecewa-red). Wajar kalau Ketua DPD (Iti Octavia Jayabaya) menyampaikan kekecewaannya, sebab kader sangat berharap Pak WH hadir saat kampanye Partai Demokrat di Kota Serang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Banten M Nawa Said menyerahkan masalah tersebut ke DPP Partai Demokrat. “Terkait ketidakhadiran Pak WH saat kampanye partai, kita serahkan ke DPP,” ungkapnya. (Adib/Rostinah/Deni S)