Diteriaki Tabrak Lari, Pengemudi Dimassa

Minibus milik Ardika Mulayan Hasby saat berada di lokasi kejadian, di depan Kantor Pajak Pratama Serang, Kelurahan Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin (24/8) malam.

SERANG – Ardika Mulayan Hasby menjadi sasaran kemarahan warga di Jalan Ahmad Yani, tepatnya Kantor Pelayanan Pajak Pratama Serang, Kelurahan Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Senin (24/8) malam. Pengemudi minibus tersebut dituding sebagai pelaku tabrak lari.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 19.00 WIB. Sebelum menjadi sasaran amarah warga, Ardika diketahui terlibat cekcok dengan Gilang Purnama di tempat hiburan malam daerah Pondok Cilegon Indah (PCI), Kota Cilegon. Lantaran tidak ingin ribut dengan Gilang, Ardika memilih pergi meninggalkan lokasi. Namun, Gilang yang masih terbawa emosi mengejar Ardika.

Pengejaran dilakukan Gilang bersama temannya. Gilang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha RX King sedangkan rekannya sepeda motor jenis matic. Saat melintas di daerah Kramatwatu, Kabupaten Serang, Gilang berhasil menyalip dan merintangi minibus jenis Toyota Avanza nopol A 1478 TP yang dikemudikan Ardika. Saat minibus tersebut berhenti, Gilang menghampiri dan memukul Ardika.

Namun, Ardika tak menggubris. Dia kembali memacu kendaraannya menuju arah Kota Serang.

Belum puas, Gilang kembali mengejar Ardika. Tiba di lokasi kejadian, Gilang meneriaki Ardika pelaku tabrak lari. Teriakan tersebut didengar oleh warga sekitar. Ardika pun dikejar hingga minibusnya diberhentikan. Warga yang sudah tersulut emosi lantas melakukan pemukulan terhadap Ardika.

Petugas Satlantas Polres Serang Kota yang menerima informasi keributan tersebut mendatangi lokasi dan mengamankan Ardika.

Kasat Lantas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Gesit Febriyatmoko mengatakan pengeroyokan tersebut membuat korban mengalami luka-luka. “Untuk kendaraannya juga mengalami kerusakan dan kita amankan di kantor Laka Lantas Polres Serang Kota,” kata Gesit dikonfirmasi, Selasa (25/8).

Kasus pengeroyokan itu diserahkan ke Satreskrim Polres Serang Kota. Namun, Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata mengaku belum menerima laporan tersebut. “Belum ada laporan. Semalam itu informasinya memang ada keributan jalanan. Sampai sekarang belum (laporan dari korban-red),” tutur Indra. (mg05/nda)