Diterjang Banjir, Jembatan Umbuljaya di Lebak Rusak Berat

0
491 views
RUSAK: Seorang warga Bojongmeong, Desa Umbuljaya, membuat sarana penyeberangan dari bambu agar masyarakat setempat bisa melintas, Selasa (14/2). Sebelumnya jembatan ini rusak setelah dihantam banjir.

BANJARSARI – Banjir akibat meluapnya air Sungai Cimoyan mengakibatkan Jembatan Umbuljaya yang menghubungkan Kampung Bojongmeong dan Kampung Umbuljaya, Desa Umbuljaya, Kecamatan Banjarsari, rusak berat. Masyarakat setempat berharap, jembatan sepanjang enam meter ini segera dibangun.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, hujan deras yang mengguyur Kecamatan Banjarsari dan sekitarnya mengakibatkan air Sungai Cimoyan meluap pada Senin (13/2) malam. Badan jembatan ini pun rusak parah sehingga tidak bisa dilewati kendaraan. Masyarakat Bojongmeong yang akan ke Umbuljaya, terpaksa harus berputar melewati jalan alternatif.

Anggota DPRD Lebak asal Kecamatan Banjarsari, Yayan Ridwan mengatakan, sudah menerima laporan dari masyarakat terkait Jembatan Umbuljaya yang rusah parah akibat bencana banjir. Ia mengaku, setelah mengetahui adanya masalah itu langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan agar segera ditindak lanjuti. Temasuk melaporkan masalah tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). “Iya (jembatan putus-red), masyarakat Bojongmeong enggak bisa melintas ke kampung yang ada di seberang jembatan,” kata Yayan Ridwan kepada Radar Banten, Selasa (14/2).

Yayan berharap, Dinas PUPR dan BPBD mengupayakan pembangunan kembali Jembatan Umbuljaya yang rusak akibat bencana banjir. Jika tidak segera ditangani maka akan menghambat perekonomian masyarakat. “Saya akan kawal aspirasi masyarakat supaya cepat direspons Pemkab Lebak. Apalagi, Pemkab punya dana cadangan bencana alam sebesar Rp4 miliar,” ujar politikus PKS ini.

Dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Lebak Entoy Saepudin membenarkan jika kerusakan Jembatan Umbuljaya terjadi akibat banjir. “Total ada sembilan jembatan di Lebak yang rusak akibat bencana banjir sejak sepekan lalu,” ungkapnya.

Tiap musim penghujan, katanya, Jembatan Umbuljaya selalu terendam, seperti tahun lalu. Akan tetapi, jembatan tersebut waktu itu tidak mengalami kerusakan. “Kita upayakan tahun ini diperbaiki, karena jembatan tersebut cukup strategis bagi masyarakat Umbuljaya,” terangnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi menerangkan, sembilan jembatan yang rusak akibat banjir tersebar di beberapa kecamatan, yakni di Kecamatan Sobang, Leuwidamar, Banjarsari, dan Cibeber. Kata dia, penanganan akan diusulkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta. “BPBD dan Dinas PUPR selalu berkoordinasi tentang masalah kebencanaan,” katanya. (Mastur/Radar Banten)