Diterjang Longsor, Gedung Perpusatakan SMAN 3 Rusak Berat

0
399 views

CIBEBER – Bencana longsor yang terjadi pada Rabu (28/10) lalu, mengakibatkan gedung perpustakaan dan musala SMAN 3 Cibeber, rusak berat.

Terkait hal tersebut, Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Banten Wilayah Lebak mengusulkan agar sekolah yang berada di Kampung Tegallumbu, Desa Warnasari, Kecamatan Cibeber itu direlokasi.

Kepala KCD Dikbud Banten Wilayah Lebak Sirojudin Alfarisy mengaku, menerima laporan bencana longsor dan tanah ambles dari Kepala SMAN 3 Cibeber. Sehingga, diusulkan agar gedung sekolah tersebut direlokasi, agar tidak membahayakan keselamatan para guru serta pelajar di sekolah tersebut.

“Saya sudah menyampaikan usulan agar sekolah itu direlokasi. Karena, saat berkunjung ke SMAN 3 Cibeber pada 2019 lalu, saya melihat kondisi bangunan berada di sisi tebing dengan kondisi tanah labil,” kata Sirojudin kepada Radar Banten, Jumat (30/10).

Dia meminta kepada para guru untuk tidak menggunakan musala dan perpustakaan. Bahkan, buku-buku yang ada di perpustakaan harus segera dipindahkan ke lokasi yang aman. Tujuannya, agar aset sekolah tersebut bisa diselamatkan jika gedung perpustakaan ambruk terkena longsor susulan.

“Sekarang kan belajar di rumah. Jadi, anak-anak tidak ada yang belajar di sekolah. Karena itu, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, kita minta masyarakat dan para guru agar tidak mendekat ke lokasi bangunan yang rusak akibat longsor itu,” katanya.

Sirojudin mengingatkan kepada semua para guru SMA dan SMK untuk waspada terhadap ancaman longsor dan angin kencang. Apabila terjadi bencana, segera melapor ke Dindikbud Banten melalui KCD Dikbud Banten Wilayah Kabupaten Lebak.

“Beberapa sekolah di Lebak berada di wilayah rawan bencana alam. Karenanya, kita ingatkan agar meraka waspada,” jelasnya.

Kepala SMAN 3 Cibeber Endi Rusli Sungkawa membenarkan, telah terjadi longsor di sekolah yang dipimpinnya. Akibat peristiwa itu, kata dia, bangunan musala dan perpustakaan mengalami kerusakan parah. “Iya, kejadiannya pada 28 Oktober 2020. Sebelum longsor, hujan deras mengguyur wilayah Cibeber dan sekitarnya,” ungkap Endi.

Longsor atau pergerakan tanah di SMAN 3 Cibeber, lanjutnya, telah dilaporkan kepada KCD Dikbud Banten wilayah Lebak. Pihak sekolah akan mengikuti arahan dari Dindikbud Banten, termasuk usulan agar gedung sekolah dipindah ke lokasi yang baru.

“Sudah kita laporkan kepada Dindikbud Banten melalui KCD Dikbud Banten Wilayah Lebak. Sekarang, dua bangunan itu (musala dan gedung perpustakaan-red) sudah tidak kita gunakan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan,” ungkapnya. (tur/zis)