Ditilang, Emak-emak Ini Minta Polisi Salahkan Pabrik Motornya

0
50

OPERASI Zebra yang digelar serentak di seluruh Indonesia melahirkan cerita unik dan lucu.

Mereka yang melanggar dan hendak ditindak polisi lalu lintas punya beragam alasan.

Seperti ibu pengendara motor satu ini. Kejadiannya di Bundaran Nangkaan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Radar Jember (Jawa Pos Group), Kamis (9/11) melaporkan, motor matic berwarna merah dengan nomor polisi P 2472 EW yang dihentikan anggota Satlantas Polres Bondowoso tiba-tiba heboh.

Perempuan pengendara motor tersebut tak mau ditilang meski tak menyalakan lampu.

Bahkan, Dia menyalahkan pabrik pembuat motor mengapa lampu motornya tersebut tak menyala.

“Jangan ditilang, salahkan pabrik motornya mengapa lampunya tidak menyala. Saya beli motor ini karena lampunya menyala secara otomatis,” terangnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Bondowoso Iptu Agus Utomo mengatakan, operasi zebra yang dimulai 1-14 November mendatang hingga kini paling banyak pelanggarnya adalah roda dua.

Dia mengaku dalam operasi zebra ini tidak pandang bulu, dan akan menindak lampu pengendara yang memakai lampu strobo, sebab mengganggu pengendara lainya.

Seperti diketahui, kewajiban menyalakan lampu utama bagi pengendara sepeda motor diatur dalam Pasal 107 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

(1) Pengemudi Kendaraan Bermotor wajib menyalakan lampu utama Kendaraan Bermotor yang digunakan di Jalan pada malam hari dan pada kondisi tertentu.

(2) Pengemudi Sepeda Motor selain mematuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyalakan lampu utama pada siang hari.

(jpnn/jr/dwi/wah/das/JPR)