Ditjen Pembendaharaan Kritik Pola Penyerapan Anggaran Pemprov Banten

Plh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten, Susanti Subagiyo
Plh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten, Susanti Subagiyo

SERANG – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten, Susanti Subagiyo, mengkritik pola penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi Banten. Menurutnya, penyerapan anggaran cenderung rendah di awal tahun dan kemudian menumpuk di akhir tahun. Menurutnya pola tersebut menunjukan pola perencanaan dan manajemen kas yang kurang baik.

“Ini terus berulang-ulang setiap tahun. Hal tersebut berdasarkan pengalaman dari evaluasi beberapa tahun terakhir,” kata Susanti, Rabu (23/12/2015).

Baca Juga : Alokasi Dana APBN Provinsi Banten Bertambah Dua Kali Lipat

Melihat hal tersebut, Susanti menyarankan agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Banten dan satuan kerja vertikal untuk membuat time line perencanaan kegiatan dan pencairan dana, agar penyerapan anggaran dengan pelaksanaan kegiatan bisa segera dilakukan pada tahun 2016.

Menurut Susanti, penyerahan Dipa kepada masing-masing kuasa pengguna anggaran dilaksanakan lebih awal, sebelum tahun anggaran 2016 agar pelaksanaan anggaran segera dimulai dan tepat waktu. “Diharapkan, dengan ini seluruh satuan kerja dapat segera mengeksekusi rencana yang sudah ditetapkan dalam Dipa,” ujarnya.

Susanti pun berharap agar proses pelaksanaan pembangunan dan pencairan anggaran dapat berlangsung lebih tepat waktu, lebih merata dan memberikan dampak multipaksi yang lebih besar pada pembangunan perekonomian masyarakat.

“Semoga kegiatan yang telah direncanakan pada tahun 2016 nanti dapat segera dimulai pada bulan Januari 2016, karena kalau mundur akan terjadi kontraksi ekonomi. Sekarang DIPA sudah diserahkan, segera dapat dibuat timeline perencanaan kegiatan yang disandingkan dengan perencanaan penarikan dana, sehingga penyerapan belanja dapat dilakukan proporsional serta tidak menumpuk di akhir tahun,” ungkapnya. (Bayu)