Asep Rahmatullah

SERANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Asep Rahmatullah angkat bicara terkait pernyataan Gubernur Banten Rano Karno yang membenarkan bahwa Direktur PT Banten Global Development (BGD) Ricky Tampinongkol dimintai uang senilai Rp 10 miliar oleh anggota DPRD untuk memperlancar pembentukan Bank Banten.

Ditemui di ruang kerjanya hari ini, Asep, menilai pernyataan gubernur tersebut hanya opini yang diterima dari Ricky. Menurutnya, sesuatu dinyatakan benar jika sudah dibuktikan secara hukum.

“Itukan asumsi (Ricky) saja, semuanya bebas berasumsi. Untuk mengetahui kebenarannya harus dibuktikan secara hukum. Setiap orang boleh-boleh saja berasumsi. Kalau saya tidak mau berasumsi, tunggu nanti aja,” kata Asep, Kamis (7/1/2016).

Asep melanjutkan, dirinya menyerahkan sepenuhnya persoalan yang menyeret anggota dewan terkait kasus suap Bank Banten kepada hukum. Saat ini, dirinya hanya menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK terkait kasus tersebut.

“Kita tunggu saja hasil pemeriksaannya, saya tidak mau berasumsi apa-apa sebelum hasil pemeriksaan diungkapkan KPK,” ujarnya. (Bayu)