Dituding Penyebab Jalan Rusak, Iti Marahi Sopir Truk Muatan Tanah

0
1.034 views
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan rombongan saat melihat jalanan di atas jembatan yang rusak, Selasa (18/2).

Sita 12 Kunci Mobil

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dibuat naik pitam oleh ulah armada truk pengangkut tanah overtonase yang melintas di Jalan Sajira-Curugbitung di Kampung Pasirbuah, Desa Lebakasih, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (18/2). Truk itu dituding menjadi penyebab jalan rusak.

Orang nomor satu di Kota Multatuli itu geram melihat truk fuso pengangkut galian tanah mengotori jalan. Dampaknya, jalanan menjadi licin dan membahayakan bagi pengendara lain.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, saat itu rombongan Iti sepulang mengikuti apel bersama pemulihan lahan dan sosial ekonomi masyarakat di Lebakgedong. Iti berencana mau melihat bangunan baru Puskesmas Maja, namun di tengah perjalanan ia dikagetkan dengan kondisi Jembatan Cibeureum yang menghubungkan Kecamatan Sajira dengan Curugbitung.

Begitu melintas jembatan berasa bergoyang dan sudah bolong-bolong. Iti berhenti dan mengamati kondisi jembatan yang dibangun melalui APBD Lebak pada 2018 senilai Rp50 miliar itu dalam kondisi rusak. Penyebabnya diduga akibat truk fuso bermuatan tanah yang sering melintas di jalan itu. Ia memerintahkan Dinas PUPR untuk menutup sementara karena kondisi jembatan cukup mengkhawatirkan dan segera melakukan penanganan.

Selanjutnya Iti melanjutkan perjalanan dan di tengah perjalanan lagi tepatnya di depan SMP dan SMAN 1 Curugbitung, Iti turun lagi dari mobil dinasnya dan memberhentikan truk bermuatan tanah merah.  Dengan cekatan Bupati perempuan pertama di Lebak itu naik ke pintu truk dan memarahi sopir yang menanyakan SIM dan STNK. Sopir truk mengaku tidak membawa SIM dan STNK. Seketika itu, Iti sontak mencabut kunci kontak truk fuso. Seketika itu juga Iti meminta Kepala Dinas Satpol PP Dartim menyita 12 kunci truk. “Ngapain lu mobil kagak bawa STNK. Hanya membuat jalan saya rusak saja,” kata Iti dengan nada tinggi.

Ngamuknya Sang Bupati rupanya menyita perhatian puluhan siswa yang menyaksikan aksi marah-marah putri sulung Ketua Kadin Banten Mulyadi Jayabaya ini. Iti membalas mereka dengan lambaian tangan dan senyuman.

Truk overtonase ini diduga menjadi biang kerok kerusakan jembatan dan jalanan menjadi licin. “Memang berapa realisasi pajak. Jalan menjadi licin jembatan saya dirusak sama kalian, enak aja kalian,” ujar Iti.

Dikonfirmasi aksinya yang memarahi sopir truk overtonase, wanita pemilik suara lantang dan logat khas ini mengaku kesal karena aksi truk overtonase.  Selain melanggar aturan, truk itu menyebabkan jalanan menjadi kotor dan licin. “Saya kesal, (truk-red) melanggar aturan. Jalan menjadi licin dan cepat rusak akibat ulah mereka yang mengangkut overtonase. Karena itu saya minta kunci kontak truk disita. Kunci baru boleh diambil bila mereka menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi hal serupa,” kata Iti.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Lebak Dartim membenarkan telah menyita 12 kunci kontak truk overtonase. “Kita sita 12 kunci kontak truk pengangkut tanah merah. Karena mereka melanggar aturan,” kata Dartim.

Dari 12 truk, sebut Dartim, satu truk mengaku mengangkut tanah urukan untuk tol. “Meskipun untuk jalan tol tetap harus memperhatikan keselamatan orang lain, jangan melanggar. Harus dibuktikan kalau memang benar untuk urukan jalan tol,” ujarnya. (nce/alt/ags)