Diyakini Lebih Lancar, Ini Jalur Mudik yang Siap Dilintasi

Mudik
TOL BARU: Ruas tol baru Pejagan—Brebes Timur siap dilintasi pemudik pada Lebaran 2016. Jika melintasi tol ini, pemudik dari Jakarta bisa menghemat banyak waktu. Sebab, saat keluar tol, mereka langsung masuk Kota Tegal. FOTO: RAKA DENNY/JAWA POS

JAKARTA – Suasana mudik Lebaran sudah mulai terasa meski puasa masih menyisakan sembilan hari lagi. Jawa Pos (Induk JPNN/Radar Banten) pun mengecek kesiapan jalur mudik, Sabtu (25/6). Beberapa kendaraan keluarga jenis MPV (multi purpose vehicle) terlihat meninggalkan Jakarta

Salah satu tandanya adalah adanya aneka barang bawaan yang diikat di atas mobil.

Akses jalan menuju jalur mudik juga sudah dipersiapkan masing-masing pemerintah daerah. Tambahan infrastruktur untuk mudik Lebaran tahun ini mirip dengan 2015.

Bila tahun lalu pemerintah meresmikan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sepanjang 116,75 kilometer, kini ada tol Brebes Timur. Pemudik bisa menghemat banyak waktu. Sebab, saat keluar tol, pemudik langsung masuk Kota Tegal.

AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru Santoso mengatakan, fasilitas untuk membantu kelancaran pemudik bukan hanya soal infrastruktur. Pengelola jalan tol, yakni PT Jasa Marga, PT Lintas Marga Sedaya (LMS), dan PT Semesta Marga Raya, sepakat untuk berintegrasi soal pembayaran.

”Sekarang dari tujuh kali berhenti untuk membayar dijadikan tiga kali saja,” katanya kepada Jawa Pos.

Jadi, pengendara saat melintasi gerbang Cikopo, Plumbon, Ciperna, dan Mertapada tidak perlu membayar lagi. Menurut dia, itu bisa mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi saat antre membayar.

Namun, pengendara perlu menyediakan uang yang lebih banyak hingga Rp 165 ribu bagi pemudik dari Jakarta sampai keluar Brebes Timur.

Meski panjang jalan tol bertambah, Jasa Marga memprediksi kepadatan kendaraan di jalan tol berkurang sedikit jika dibandingkan dengan Lebaran 2015. ”Liburnya lebih terdistribusi. Jadi, pengendara punya lebih banyak pilihan waktu untuk mudik,” katanya.

Warga bisa mudik pada Sabtu (2/7), Minggu (3/7), atau Senin (4/7). Jasa Marga memprediksi puncak kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 118 ribu kendaraan. Tahun lalu jumlahnya menembus 119 ribu kendaraan. (dim/c6/kim/jpnn)