DJKN Banten Canangkan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

0
1461

SERANG-Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Banten mencanangkan zona integritas wilayah bebas dari korupsi (WBK) di aula DJKN Banten, Jalan Diponegoro, Kota Serang, Selasa (19/1/2021).

Zona integritas merupakan predikat yang diberikan kepada institusi oleh Kemenpan dan RB, yang jajaran pimpinan beserta seluruh pegawainya memiliki komitmen mewujudkan WBK. Komitmen ini diwujudkan dalam bentuk pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Implementasi dari komitmen itu adalah manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja dan penguatan kualitas pelayanan publik.

Kepala Kanwil DJKN Banten Nuning SR Wulandari mengatakan, pencanangan zona integritas menuju WBK merupakan langkah penting dalam menunjukkan komitmen pimpinan beserta seluruh pegawai untuk bersama-sama membangun zona integritas Kanwil DJKN Banten.

“Kita semua memahami bahwa integritas merupakan konsep yang terkait dengan konsistensi, antara perilaku, dengan prinsip dan nilai-nilai luhur. Integritas yang mengandung makna untuk selalu berpikir, berkata, berperilaku, dan bertindak dengan memegang teguh prinsip-prinsip moral dan kode etik yang bersifat fundamental, bagi suatu masyarakat maupun sebuah organisasi,” katanya saat memberikan sambutan.

Dalam konteks Kementerian Keuangan, integritas merupakan nilai pertama dari lima nilai-nilai utama Kementerian Keuangan, yaitu integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan, dan kesempurnaan. Pelaksanaan nilai integritas di Kementerian Keuangan diwujudkan dalam kaidah-kaidah perilaku utama (1) bersikap jujur, tulus, dan dapat dipercaya, dan (2) menjaga martabat dan tidak melakukan hal-hal tercela.

Pola kerja work from home menunjukkan perilaku integritas merupakan tuntutan yang relevan bagi seluruh pegawai, bukan hanya pejabat atau posisi-posisi lain yang berkaitan dengan tanggung jawab besar. 

“Dalam melaksanakan work from home pegawai dituntut untuk selalu jujur, tulus, dapat dipercaya: kapanpun, di manapun, dan tanpa pengawasan siapa pun. Jujur saat melakukan presensi (clock-in dan clock-out) dan dalam melaporkan hasil dan beban pekerjaannya,” ujarnya.

Hilangnya atmosfer formal suatu kantor juga memberikan tantangan tersendiri bagi pegawai dalam berperilaku untuk menjaga martabat instansi tempat bekerja. Terlebih, intensifnya penggunaan internet serta media sosial menuntut kematangan dalam berinteraksi dengan anggota masyarakat lain.

Dari sudut pandang lain, dalam suasana prihatin karena pandemi Covid-19, tidak semua pegawai memiliki kesempatan untuk bekerja dari rumah. Tidak semua orang dapat memperoleh kesempatan untuk melakukan bekerja dari rumah. Dengan demikian, bekerja dari rumah merupakan suatu kesempatan langka dan istimewa untuk menguji dan membuktikan integritas.

“Harapan kami seluruh pegawai menyadari keistimewaan ini dan memanfaatkannya untuk membiasakan berperilaku integritas. Integritas merupakan hasil pembiasaan perilaku-perilaku baik meskipun sepintas nampak kecil. Hal-hal baik yang terus-menerus dipupuk dan dilakukan secara ajeg akan menjadi kebiasaan,” tegasnya.

Kebiasaan yang tertanam kuat akan mempengaruhi perilaku dan membentuk sifat dan karakter seseorang. Sifat dan karakter pribadi yang berintegritas inilah yang akan menjadi kompas otomatis yang memandu orang tersebut dalam berpikir, berkata, dan mengambil tindakan yang selaras dengan prinsip moral dan kode etik yang luhur tanpa kegamangan.

“Kami percaya bahwa pembangunan integritas suatu organisasi penting untuk dimulai dengan membangun karakter individu pegawainya. Status Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi bukanlah target utama. Ia hanya merupakan instrumen pendorong dan target, antara menuju tujuan utama terwujudnya budaya integritas di Kanwil DJKN Banten, di mana nilai integritas tertanam pada seluruh jajaran Kanwil DJKN Banten,” ujarnya.

Berbekal budaya integritas yang mengakar pada seluruh pegawai, DJKN Banten  mencanangkan komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada para stakeholder serta mitra kerja terkait.

“Komitmen bebas dari korupsi adalah komiten pelayanan terbaik kepada stakeholder yang terbebas dari kepentingan pribadi dan golongan serta perbuatan tercela lainnya yang mencederai amanah rakyat. Dalam terminologi dan ranah pengelolaan keuangan negara, memberikan pelayanan terbaik dan bebas dari perilaku koruptif,” katanya.

Nuning berharap pencanangan zona integritas ini menjadi tonggak awal bagi Kanwil DJKN Banten untuk tetap meneruskan hal-hal baik yang telah ada, serta meletupkan semangat untuk meneguhkan terbangunnya budaya integritas menuju wilayah bebas dari korupsi di Kanwil DJKN Banten.

Acara turut dihadiri Inspektur Bidang Investigasi, Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan  Mohammad Dody Fachrudin dan Kepala Perwakilan Ombudsman Banten Dedi Irsan, satker, dan undangan lain. (alt)