DJP Banten Bongkar Mafia Pajak

0
1.763 views
Sahat Dame Situmorang, Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Banten

SERANG – Mafia pajak dibongkar Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Banten. Tiga pelaku yang merugikan negara Rp38,197 miliar telah ditetapkan tersangka.

Tiga pelaku itu adalah SM, S dan W. Modus yang digunakan mafia ini adalah menerbitkan atau menggunakan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi sebenarnya (FPTBTS).

“Selain itu juga (modus-red) dengan sengaja menyampaikan SPT (surat pemberitahuan tahunan-red) yang tidak benar,” Kabid Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Kanwil DJP Banten Sahat Dame Situmorang kepada Radar Banten, Minggu (20/12).

Dalam kejahatan pajak itu ketiga pelaku memiliki peran masing-masing. SM berperan menggunakan FPTBTS untuk beberapa perusahaan. Di antaranya, PT MPS, PT CIP, PT DGM, PT TCS, dan perusahaan lainnya.

Sementara S berperan menerbitkan atau menggunakan faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak dan bukti setoran pajak yang tidak berdasarkan FPTBTS. “Tersangka W melakukan pidana perpajakan tidak menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) atau laporan pajak dan tidak menyetorkan pajak yang telah dipotong atau dipungut,” kata Sahat.

Berkas perkara ketiga tersangka itu, kini telah dinyatakan lengkap oleh jaksa peneliti Kejati Banten. “Belum tahap dua (penyerahan barang bukti dan tersangka-red). Rencananya awal tahun 2021 (penyerahan tahap dua-red),” kata Sahat.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Penkum Kejati Banten Ivan Siahaan mengakui tinggal menunggu pelimpahan ketiga tersangka dan barang bukti dari penyidik. “Iya betul sudah p21 tinggal tahap duanya lagi,” ujar Ivan didampingi Kasitut Kejati Banten Eka Nugraha. (mg05/nda)