SERANG – Dewan Kesenian Banten (DKB) mengusulkan kepada Dinas Pendidikan agar di Banten didirikan lembaga pendidikan kesenian. Hal tersebut disampaikan sejumlah pengurus DKB saat audiensi dengan Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Banten Rukman Teddy di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Rabu (3/2/2016).

Menurut Ketua DKB Chavchay Syaifullah, DKB mengusulkan hal itu karena saat ini di dunia pendidikan sangat sedikit guru kesenian yang memiliki ijazah seni atau berlatar belakang kesenian. Selain itu, lembaga perguruan tinggi yang fokus terhadap kesenian belum ada di Banten.

“Adanya akademi komunitas diharapkan bisa membuat geliat kesenian di Banten semakin besar. Akademi komunitas inipun merupakan cikal bakal nanti adanya IKB (Institut Kesenian Banten-red). Untuk awal di akademik komunitas akan sampai jenjang D1. Kita awal dari yang kecil dulu,” papar Chavchay.

Chavchay menambahkan, untuk mendorong adanya akademi komunitas ini, pihaknya berencana akan mengunjungi Kemenristekdikti. Namun hal tersebut dilakukan setelah pembahasan bersama Pemprov Banten selesai. “Nanti DKB akan menyusun proposal pengajuan tersebut kepada Dindik. Nanti saat ke Kemenristekdikti atas nama Dindik, bukan DKB, agar lebih kuat,” katanya.

Chavchay melanjutkan, pembentukan perguruan tinggi khusus komunitas ini secara teknis dilakukan Dindik. DKB hanya memiliki peran memberikan konsep perguruan tingginya. “Dindik yang membiayai, kita di sisi konsep dan kebutuhan, misalnya bidang kesenian apa dan tenaga pendidiknya,” ujarnya.

Chavchay sendiri menargetkan pertengahan tahun ini proposal rampung disusun dan diserahkan kepada Dindik. Tahun 2017, akademik komunitas bisa berdiri dan berjalan. (Bayu)