DLHK Lepas 100 Burung Perkutut dan Kutilang Mas Hasil Sitaan

0
592
SERANG – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten hari ini melepas 100 burung Perkutut dan Kutilang Mas hasil sitaan dari masyarakat sekitar Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Rawa Danau,  Kabupaten Serang,  atau pemburu.
Kepala DLHK Provinsi Banten Husni Hasan menjelaskan, pelepasn burung yanb dilindungi tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Bakti Rimbawan yang jatuh  pada 16 Maret yang lalu.
“Burung itu kita kembali lepas hari ini disini (Kantor DLHK Provinsi Banten,  KP3B), itu jadi burung yang kita lindungu karena sudah jarang, perkututnya itu perkutut lokal,” ujarnya, Jumat (17/3).
Menurut Husni,  kedua burung penghuni hutan BKSDA Rawa Danau tersebut mempunyai nilai ekonomi yang tinggi karena keduanya mempunyai suara dan warna bulu yang sangat bagus.  “Suara yang paling bagus perkutut,  itu perkutut lokal,” katanya.
DLHK sendiri menurut mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman tersebur mempunyai tugas untuk menjaga ekosistem hutan, tidak hanya hutannya saja,  namun dengan segala macam satwa yang mendiami hutan tersebut.
Saat ini luas hutan di Banten sekitar 327 ribu hektar,  dimana 131 ribu hektar diantaranya merupakan hutan rakyat.
Untuk hutan tersebut,  DLHK mempunyai kewajiban untik memberiksn pembinaan hutan kepada rakyat.  Ini menjadi perlu karena masyarakat mempunyai kebebasan untuk menjusl isi hutan tersebut bahkan mengalihfungsikannya untuk keperluan lain.
“Hutan rakyat kan mikik rakyat,  mereka boleh menjual kayunya, atau yang lainnya. Masyarakat pemilik hutan pu. bebas mengalihfungsikan,  tapi kita memberikan pembinaan agar bisa memberikan manfaat untuk rakyat itu sendiri. Kebebasan itu mengacu pads Peratura nomor 85 tentang Penataan Hasil Hutan Kayu Rakyat,” papar Husni.
“Sekarang negara sangat berkeadilan,  jika dulu masa orde baru,  nanem di tanahnya panen di tanahnya bisa dipenjara karena surat-surat.  Sekarang lebih mudah, cukup dengan sertifikat kepemilikan tanah.  Tapi habis nebang harus tanem lagi,” katanya.  (Bayu)