Ilustrasi.

SERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang mengimbau seluruh puskesmas di Kabupaten Serang tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat sepanjang liburan Idul Fitri. Termasuk dokter diwajibkan berjaga di puskesmas.

“Cuti Lebaran kita tetap memberikan pelayanan kesehatan. Dokter juga harus ada yang stand by,”  kata Kepala Dinkes Kabupaten Serang dr Sri Nurhayati kepada wartawan di halaman Pemkab Serang, Jumat (24/5).

Kata Sri, pihaknya akan membuat jadwal khusus untuk tenaga medis di puskesmas. Hal itu agar saat cuti Lebaran masyarakat yang sakit tetap mendapatkan penanganan medis. “Nanti akan dibuat jadwal khusus supaya ada dokter yang stand by di puskesmas,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan membentuk posko kesehatan di beberapa jalur utama, seperti di Kecamatan Cikande, Ciruas, dan Kecamatan Kramatwatu. Tenaga kesehatan yang ditugaskan sebanyak 40 dokter, 190 perawat, dan tenaga medis lain. “H-4 tanggal 30 Mei kita sudah mulai sampai tanggal 10 Juni (berjaga di posko mudik-red),” ungkapnya.

Selain memberikan pelayanan medis di posko mudik, pihaknya juga memberikan pelayanan kesehatan di kawasan wisata. “Poskonya ada di puskesmas setempat (kawasan wisata-red). Tapi, nanti ada yang mobilling. Kawasan wisata juga jadi pusat perhatian kita,” tegasnya.

Kepala Puskesmas Padarincang Melly Siltina menegaskan, pihaknya akan membuka pelayanan 24 jam selama cuti Lebaran. “UGD (unit gawat darurat-red) dan bersalin kita tetap buka 24 jam, hanya poliklinik yang tidak buka,” ujarnya.

Katanya, petugas kesehatan akan diberikan piket bergantian selama cuti Lebaran. Pihaknya memastikan, masyarakat bisa berobat ke puskesmas. “Dokter tetap masuk. Untuk dokter jaga di Padarincang kebetulan hanya satu, yang satunya cuti bersalin,” pungkasnya. (Abdul Rojak/Haidar)