CILEGON – Setelah hadir di Banten sejak 2010 lalu, lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa (DD) meresmikan kantor layanan program yang baru di Cilegon, Kamis (28/1/2016). Kantor ini secara khusus dibuka untuk memberikan beragam pelatihan keterampilan dan pos sehat untuk masyarakat miskin secara cuma-cuma.

Beberapa pelatihan yang akan dilaksanan di kantor yang beralamat di Jalan Jendral Ahmad Yani No. 12F, Cilegon, ini seperti pelatihan teknisi ponsel, keterampilan kerajinan tangan, kursus mengemudi, pengajaran mendongeng untuk guru TK, dan pos sehat untuk dhuafa.

“Kita sudah siapkan 1.000 kartu member untuk masyarakat dhuafa dalam pengobatan gratis yang akan praktik tiga kali dalam seminggu. Untuk program keterampilan dengan jangka panjang target kita dalam setahun ini bisa dilakukan lima kali pelatihan dengan waktu sebulan hingga 40 hari, karena seperti pelatihan teknisi handphone itu tidak bisa dipelajari dengan waktu yang sebentar,” ujar Manajer Program DD Banten Mokhlas Pidono, melalui rilis yang diterima Radar Banten Online.

Semantara, layanan kesehatan gratis tidak hanya dilakukan di kantor layanan, melainkan di luar kantor. Selama ini, DD aktif memberikan pelayanan kesehatan dalam bentuk cek kesehatan, pengobatan, rujukan, senam sehat, serta advokasi lewat penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di berbagai daerah di Banten.

“Kita berharap, hadirnya pos sehat DD Banten bisa membantu meringankan pemerintah untuk membantu masyarakat. Selama ini DD sangat terbuka dalam bersinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Mokhlas.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Keuangan Dompet Dhuafa, Losa Priyaman. Menurutnya, kehadiran kantor layanan yang di bawah naungan Dompet Dhuafa cabang Banten ini akan semakin menunjang layanan lembaga itu kepada masyarakat.

“Keberadaan kantor layanan ini semakin memudahkan penyaluran dana zakat, infak, sedekah, dan CSR yang terhimpun dari donatur. Hal serupa sudah dilakukan di tingkat pusat, misal dengan adanya 15 klinik kesehatan, LKC (Layanan Kesehatan Cuma-cuma. red), pos sehat, dan rumah sakit Rumah Sehat Terpadu yang melayani enam ribu pasien untuk rawat inap dan rawat jalan,” tutur Losa.

Lewat kegiatan ini juga, DD Banten menyalurkan bantuan beastudi untuk pelajar tingkat SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi, santri, guru mengaji, dan bantuan modal usaha untuk dhuafa melalui program Insan Tangguh. (qizink)