Dompet Dhuafa Himpun Rp250 Miliar Setahun

Dompet Dhuafa Banten
Para mitra kerja seusai mendapatkan penghargaan Dompet Dhuafa Banten pada peresmian Kantor Layanan dan Program Dompet Dhuafa Banten di Cilegon. (Foto: Hilal)

CILEGON – Memiliki lima cabang di luar negeri dan 20 cabang di berbagai provinsi, Dompet Dhuafa berhasil menghimpun dana Rp250 miliar dalam setahun. Jumlah ini disinyalir bertambah setiap tahunnya. Hal tersebut dibuktikan dengan semakin dipercayanya lembaga penghimpun dana zakat, infak, dan sedekah yang memiliki 1 juta penerima manfaat setiap tahunnya di seluruh Indonesia. Sementara donatur Dompet Dhuafa saat ini sekira 60 ribu, yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pernyataan ini diutarakan Losa Priyaman, Direktur Keuangan Dompet Dhuafa saat menghadiri Tasyakuran Kantor Layanan Program Dhompet Dhuafa di Cilegon, Kamis (28/1/2016). Menurut Losa, kehadiran kantor layanan yang di bawah naungan Dompet Dhuafa Banten ini, semakin menunjang layanan kepada masyarakat, seperti dilansir Harian Radar Banten.

“Keberadaan kantor layanan ini semakin memudahkan penyaluran dana yang terhimpun dari donatur. Hal serupa sudah dilakukan di tingkat pusat, misal dengan adanya 15 klinik kesehatan, LKC (layanan kesehatan cuma-cuma-red), pos sehat, dan rumah sakit Rumah Sehat Terpadu yang melayani enam ribu pasien untuk rawat inap dan rawat jalan,” terang Losa.

Mukhlas Pidono, Manajer Layanan Program Kantor Layanan Program Dompet Dhuafa Banten di Cilegon mengatakan, nantinya Kantor Layanan Program ini khusus melayani para duafa di Cilegon. “Kami merasa terpanggil. Program yang dicanangkan ada pos sehat yakni tiga kali seminggu, pelatihan keterampilan talenta servis hape dan mengemudi, juga handycraft binaan Dompet Dhuafa Banten yang mendapatkan Dompet Dhuafa award,” jelas Mukhlas seusai acara.

Pengobatan gratis ini tidak hanya dilakukan di kantor melainkan di luar kantor. “Harapannya dengan Kantor Layaanan Program bisa lebih maksimal melayani bantuan charity dan CSR bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Disnaker, dan Balai Latihan Kerja. Sekaligus menggugah kepedulian donatur untuk mendonasikan dananya mendukung program yang ada,” tukas Mukhlas. (RB/zee)