Dongkrak Industri Pariwisata, Banten Butuh LSP Pariwisata

0
812 views

SERANG – Perkembangan industri pariwisata harus didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas, selain infrastruktur yang memadai. Memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), segalanya harus beriringan, berkualitas dan berkompeten. Industri pariwisata adalah sektor strategis yang akan menerima konsekuensi langsung dari MEA.

“Pariwisata itu bidang layanan, sertifikasi pelaku industri sangat penting untuk diperhatikan. Indonesia menempati peringkat 50 dari 141 sebagai negara dengan tenaga pariwisata tersertifikasi,” kata Asisten Deputi Pengembangan SDM Kepariwisataan Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kementerian Pariwisata RI Wisnu Bawa Taruna Jaya saat menjadi pembicara pada sosialisasi sertifikasi pelaku industri pariwisata yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Selasa (28/2), di Kota Serang.

Wisnu menjelaskan, keberadaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata di Provinsi Banten dinilai sangat mendesak. Apalagi, Banten memiliki potensi sektor pariwisata yang bagus, mulai dari perhotelan dan objek pariwisata menarik.

“Tidak hanya Banten, kita ingin tenaga-tenaga pariwisata di Banten memiliki kompetensi dan lulus uji sertifikasi. Ini akan mendongkrak sektor pariwisata di Banten,” jelasnya.

Tahun ini, pemerintah telah menyediakan kuota untuk Provinsi Banten sebanyak 65 ribu orang untuk mengikuti uji kompetensi tenaga pariwisata.

Sementara itu, menyikapi perlunya LSP Pariwisata di Provinsi Banten, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati berpendapat, pendirian LSP merupakan peluang strategis bagi pelaku industri pariwisata di Banten yang selama ini belum sepenuhnya tersertifikasi. Padahal, kebutuhan sertifikasi bagi pelaku industri pariwisata sangat penting.

“Kami mendukung pendirian lembaga sertifikasi dalam mendorong peningkatan pariwisata di Banten. Dengan begitu, aspek sarana dan prasarana harus terakreditasi,” ujarnya.
Dispar telah melakukan komunikasi dengan beberapa asosiasi pelaku pariwisata untuk membangun LSP di Banten. Menurutnya, kuota pelatihan yang diberikan pemerintah pusat untuk Banten peluang bagus bagi pelaku industri pariwisata. “Kita juga akan melakukan konsolidasi dengan sekolah-sekolah pariwisata bisa dengan mengumpulkan by name by address sekolah yang mungkin bisa bersinergi,” jelasnya. (Adef)