DPD Berkarya Cilegon Tegaskan Tidak Ada Dualisme

0
463 views

CILEGON – Partai Berkarya berhasil mengantarkan Helldy Agustian ke ajang kontestasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon tahun ini. Berdampingan dengan Sanuji Pentamarta, Partai Berkarya berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Melenggangnya Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon tak lepas dari peran berbagai pihak.

Untuk itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kota Cilegon berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, seperti jajaran DPP Partai Berkarya, jajaran DPP PKS, jajaran DPD Partai Berkarya Kota Cilegon, DPD PKS, relawan ,simpatisan, serta masyarakat secara umum.

“Saya sebagai Ketua DPD Partai Berkarya Kota Cilegon mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada semua pihak, sehingga bisa melalui berbagai rintangan selama proses pengusungan,” papar Sabihis, Selasa (8/9).

Menurut Sabihis banyak rintangan yang harus dihadapi oleh DPD Partai Berkarya Kota Cilegon selama proses Pilkada berlangsung sejauh ini, salah satunya terkait informasi adanya kepengurusan pelaksana tugas (Plt).

Namun, ia bersyukur, rintangan tersebut berhasil dilalui dengan baik, selain berhasil menghantar Helldy Agustian melenggang, DPP Partai Berkarya pun telah menegaskan jika pengurus DPD Partai Berkarya yang definitif adalah kepengurusan yang dipimpinnya dengan Sekretaris DPD Muchlis Sulistyo.

Sabihis mengajak semua jajaran di DPD Berkarya Kota Cilegon untuk tak termakan isu tentang adanya kepengurusan lain agar tidak merusak seluruh agenda yang telah disusun oleh partai, salah satunya terkait Pilkada Kota Cilegon.

“Kita anggap segala hal yang terjadi selama ini sebagai pelajaran, sebagai momentum untuk semakin memperkuat internal, memperkuat partai, membesarkan partai yang sama-sama kita cintai,” ujar Sabihis.

Ia menegaskan, saat ini hanya ada satu kepengurusan DPD Partai Berkarya di Kota Cilegon.

Sementara itu, Kepala Bidang Hukum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Provinsi Banten Heri Kusmawan menjelaskan, soal legalitas, ia memastikan jika kepemimpinan Sabihis dan Muchlis adalah DPD yang sah sesuai surat keputusan yang dikeluarkan oleh DPW pada 18 Agustus lalu.

Menurut Heri, sejak DPP Partai Berkarya pimpinan Muchdi PR mendapatkan SK dari Kemenkumham pada 30 Juli lalu, sejumlah SK turunan pun keluar dari DPP.

5 Agustus, DPP mengeluarkan SK Plt DPW Partai Berkarya Banten, 9 Agustus Plt DPW Berkarya Banten megeluarkan SK plt untuk DPD Kota Cilegon.

Namun pada 17 Agustus SK Plt dianulir/dicabut, kemudian DPP mengeluarkan SK baru untuk DPW Berkarya Provinsi Banten pada 17 Agustus.

“Tanggal 18 Agustus keluar SK baru untuk DPD pimpinan Sabihis, tanggal yang sama keluar rekomendasi dari DPD ke DPW, dan B.1-KWK dari DPP untuk Helldy-Sanuji,” ujarnya.

Untuk itu, jika saat ini ada pihak yang mengaku pengurus DPD di luar kepemimpinan Sabihis, maka hal itu dipastikan bohong.

“Apabila ada yang mengaku dari DPD Berkarya selain SK yang sah sekarang, dan mengganggu ketertiban sosial, maka kami akan menempuh jalur hukum,” ujarnya. (Bayu Mulyana)