DPKS Minta Dibubarkan Saja

0
172
CILEGON – Pensiunan karyawan PT Krakatau Steel (KS) meminta agar Dana Pensiunan Krakatau Steel (DPKS) dibubarkan bila tidak mampu membayar hak-hak para pensiunan PT KS. Hal itu terungkap ketika pensiunan PT KS melakukan aksi, Senin (13/1/2014). Mereka menuntut Jamsostek dan Tunjangan Hari Tua (THT) dibayarkan kepada 6.500 orang, dengan total uang Rp87 miliar dari 1994 hingga 2013.

“Ini kan perusahaan BUMN, kalau memang tidak mampu membayar hak kami, bubarkan saja sekalian kantornya,” ujar Jefiter, koordinator aksi wartawan.

Dijelaskan, pada 1994 jumlah total THT, Taspen, dan Jamsostek sebanyak Rp4,9 miliar, dan hingga saat ini bunganya terus bertambah karena tidak kunjung dibayarkan hingga mencapai Rp87 miliar pada tahun 2013.

“Rincianya Taspen
Rp11,6 miliar, sedangkan yang lainnya merupakan THT dan Jamsostek, itu yang harus diberikan kepada para pensiunan, karena dulunya uang tersebut dikumpulkan dengan cara memotong gaji karyawan selama bekerja,” jelasnya.

Katanya, sebenarnya PT Krakatau Steel sudah tidak ada tanggungan, karena uang para pensiunan sudah diserakan ke DPKS, karena semasa bekerja gaji dipotong 5 persen. “Dikumpulkan oleh pihak manajemen dan dimasukan ke tunjangan hari tua. (Sefrinal Putra)