DPRD Banten Tinjau UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat

DPRD Provinsi Banten

DPRD Provinsi Banten
Pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten melakukan kunjungan kerja ke kantor UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Distanak Provinsi Banten di Kota Serang, Selasa (16/2/2016). (Foto: Istimewa)

SERANG – Pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten melakukan kunjungan kerja ke Kantor UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Distanak Provinsi Banten di Kota Serang, Selasa (16/2/2016). Mereka diterima Kepala UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Distanak Provinsi Banten, Aan Muawanah beserta jajarannya.

Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Banten, Saukatudin mengatakan, kunjungan kerja Komisi II ini, dalam rangka pengawasan terkait dengan pengadaan sarana dan prasarana UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner. “Melalui kunjungan kerja Komisi II, kami melakukan pengawasan pengadaan sarana dan prasarana UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Distanak Provinsi Banten,” kata Saukat di sela-sela kunjungan berlangsung.

Menanggapi hal itu, Kepala UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Distanak Provinsi Banten, Aan Muawanah mengatakan, pada tahun anggaran 2015, pihaknya mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1,7 miliar. Sedangkan pada tahun anggaran 2016, bantuan DAK sebesar Rp5,7 miliar. “Bantuan DAK itu diperuntukan untuk kegiatan fisik seperti pengadaan peralatan dan bahan untuk kebutuhan diagnosa, klinik serta pengujian veteriner,” kata Aan.

Terkait capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), Aan menjelaskan, bahwa realisasi pencapaian PAD setiap tahun melebihi target. Dimana pada tahun 2013 dari target PAD sebesar Rp25 juta terealisasi sebesar Rp29,8 juta atau 119 persen, tahun 2014 dari target PAD sebesar Rp25 juta terealisasi sebesar Rp32,9 juta atau 132 persen, dan tahun 2015 dari target PAD sebesar Rp25 juta terealisasi sebesar Rp36 juta atau 144 persen.

“Proyeksi PAD tahun anggaran 2016 pada UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Distanak Provinsi Banten sebesar Rp45 juta, dan tahun anggaran 2017 sebesar Rp60 juta. PAD itu didapat dari hasil pengujian Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner,” jelasnya.

Usai mendengarkan penjelasan dari Aan, Saukat menyambut baik dan berharap pelayanan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, klinik hewan, dan pengawasan lalu lintas hewan terus dioptimalkan. “Kami juga berharap pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun anggaran 2016 ini dimaksimalkan, baik kegiatan yang bersumber dari APBN maupun APBD Provinsi Banten. (DPRD Provinsi Banten/ADVERTORIAL/Bayu)