DPRD Nilai Penempatan Jabatan Pemprov Banten Belum Final

0
528 views
Suasana pelantikan pejabat pemprov Banten hari ini, Senin (23/1)

SERANG – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Banten Arie Halawani menilai pengisian jabatan dengan jabatan yang baru dilantik kemarin lusa masih bersifat sementara. Menurutnya pelantikan tersebut hanya untuk mengisi kekosongan pemerintahan dan agar roda pemerintahan bisa segera berjalan.

Dengan itu, Aries mengingatkan kepada para pejabat eselon dua maupun tiga untuk tidak dulu berbangga hati atas jabatannya tersebut karena masih berpeluang besar untuk kembali digeser ke posisi yang lain.

“Jangan berbangga hati, ini belum ifnal karena untuk emngisi kekosongan OPD Baru. Dengan waktu singkat ini tidak mungkin juga meneliti orang dengan seksama, eselon tiga pun sama kaerna masih ada hal-hal yang yang dievaluasi, nanti akan dibahas secara matan gsetelah adanya gubernur devinitif,” papar Aries, Rabu (25/1).

Secara pribadi Aries mengapresiasi keputusan Plt Gubernur Banten Nata Irawan dalam menempatkan pejabat Pemprvo Banten kendati masih ada sejumlah hal yang menurutnya masih perlu dievaluasi.

Aries menilai masih ada ketidak tepatan dalam penempatan pejabat. Namun Aries sementara ini mengaku memaklumi hal tersebut mengingat waktu yang dimiliki Nata Irawan sedikit untuk memilih pejabat lebih teliti. “Saya lihat pa Syamsir ini baru saja menjadi kepala biro langsung dijadikan asisten, harusnya pejabat senior, itu salah satu contoh yang saya sayangkan. contoh lainnya pak Yanuar latar belakangnya insinyur pertanian malah ditempatkan di PUPR. Tapi sekali lagi apapun itu kebijakan pa Nata selaku Plt kita memberikan apresiasi,” ujarnya.

Karena itu, Aries berharap pada pejabat-pejabat yang dilantik segera memperbaiki sistem pemerintahan, karena dirinya melihat pemerintahan Banten belum sempurna karena dari sisi aspek kompetesi masih menjadi catatan. “Dari pelantikan ini kita akan melakukan evaluasi selama tiga bulan kedepan. kita akan awasi terus, jangan bangga, untuk apa jika tidak didorong dengan kinerja. Saya harap kepada anggota DPRD yang menjadi mitranya untuk terus memberikan pengawasan dan masukan,” katanya.

“Mungkin ini mengacu waktu, saya fikir, sudahlah kita tidak perlu membesarkan persoalan ini, yang paling penting adalah orang-orang yang baru saja dilantik bekerja keras untuk mengerjakan fungsinya masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah tidak terlalu mempersoalkan penempatan pejabat tersebut. Asep hanya memberikan penekanan agar para pejabat bisa segara bekerja secara maksimal agar program-program pemerintahan bisa berjalan.

“Saya melihatnya itu saja, Pelayanan ke masyarakat juga bisa segera dimulai, kalau soal pelantikan ada yang terpuaskan dan tidak terpuaskan itu sebuah dinamika,” ujar Asep diruang kerjanya.

Menurut Asep, para pejabat harus menyadari jika jabatan tersebut merupakan amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab. Karena itu jangan dianggap remeh. “Jalankan fungsi tugasnya sesuai tupoksinya masing-masing, kedepankan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. (Bayu)